MAKLUMAT — Total sebanyak 595 ribu penumpang menggunakan layanan Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali selama 10 hari pelaksanaan Posko Angkutan Lebaran 2026, sejak 13 hingga 22 Maret 2026.
General Manager Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, Nugroho Jati, menyebut jumlah penumpang tersebut mengalami kenaikan sekitar 4 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu.
“Bandara I Gusti Ngurah Rai tercatat melayani hingga 595 ribu pergerakan penumpang selama sepuluh hari. Jumlah tersebut mengalami pertumbuhan sebesar 4 persen dibandingkan dengan catatan pada periode yang sama di tahun lalu,” ujarnya, dilansir dari Antara pada Senin (23/3/2026).
Nugroho menjelaskan, peningkatan selama periode tersebut tidak hanya terjadi pada jumlah penumpang, tetapi juga pada pergerakan pesawat yang mengalami peningkatan sekitar 5 persen dibandingkan dengan Posko Angkutan Lebaran 2025, yakni dengan mencatatkan 3.623 pergerakan pesawat.
Menurutnya, peningkatan tersebut turut dipengaruhi oleh realisasi penerbangan tambahan yang diajukan sejumlah maskapai, di mana terdapat 104 penerbangan tambahan. Rute penerbangan tambahan didominasi jalur padat seperti Denpasar-Jakarta (CGK), Denpasar-Surabaya, serta Denpasar-Semarang.
“Adapun hingga 22 Maret, Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali mencatat telah melayani hingga 104 penerbangan tambahan dari total 144 pengajuan,” jelasnya.
Terkait hal tersebut, Nugroho memastikan bahwa operasional bandara tetap berjalan optimal, kendati dihadapkan pada lonjakan trafik selama musim mudik Idulfitri 1447 Hijriah / 2026 Masehi.
“Di tengah pertumbuhan trafik selama periode angkutan Lebaran ini, kami selaku pengelola bandara berkomitmen untuk senantiasa menghadirkan layanan yang optimal kepada seluruh pengguna jasa selama periode sibuk ini,” tegasnya.
“Dapat kami sampaikan bahwa operasional penerbangan, kebandarudaraan, dan layanan kepada seluruh pengguna jasa bandara berjalan lancar, optimal, dan aman,” sambung Nugroho.
Lebih lanjut, Nugroho juga mengungkapkan bahwa Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali mencatatkan puncak arus kedatangan terjadi pada Rabu (18/3/2026) lalu, dengan total 71.442 penumpang dan 412 pergerakan pesawat.
Sementara itu, ia memperkirakan puncak arus balik bakal terjadi pada Sabtu, 28 Maret 2026 mendatang, dengan estimasi mencapai 73 ribu penumpang.













