Nobar Timnas Indonesia di Kantor Gubernur Jateng, PKL dan UMKM Ikut Raup Berkah

Salah satu pedagang di nobar Timnas yang diadakan Pemprov Jawa Tengah. (Foto: Dok.)

MAKLUMAT — Gelaran nonton bareng (nobar) Timnas Indonesia melawan Malaysia di halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah, Senin (28/9/2026) malam, tidak hanya menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyaksikan pertandingan. Kegiatan tersebut juga membuka peluang usaha bagi pedagang kaki lima (PKL) dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Sejumlah pedagang yang berjualan di lokasi nobar mengaku mengalami peningkatan permintaan dibandingkan hari biasa. Salah satunya Susilowati, pedagang wedang ronde yang biasa berjualan di Jalan Pahlawan, Kota Semarang.

Di tengah riuh dukungan penonton terhadap Skuad Garuda, Susilowati membawa 150 porsi wedang ronde. Seluruh dagangannya habis dalam waktu sekitar 30 menit.

“Ini tadi bawa 150 porsi, habis dalam setengah jam. Kalau hari biasa, jualan mulai jam 7 malam sampai jam 2 pagi itu saja kadang tidak habis dan sisanya dibawa pulang,” ujar Susilowati saat ditemui di sela-sela acara.

Perempuan yang telah berjualan sejak 2014 itu mengaku terbantu dengan kesempatan berjualan dalam kegiatan yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah tersebut.

“Alhamdulillah, sudah dua kali ini di-booking untuk acara nonton bareng. Ini rezeki dari Pak Luthfi (Gubernur),” katanya.

Baca Juga  Mahasiswa KKN 197 UINSA Dorong Digitalisasi UMKM di Desa Gunosari melalui Katalog Digital dan Google Maps

Hal serupa dirasakan Susi, pemilik Angkringan Om Yanto. Selama menjalankan usaha selama 11 tahun, ia biasanya memperoleh pendapatan kotor sekitar Rp500 ribu hingga Rp600 ribu per hari.

Namun, dalam acara nobar tersebut, ia menerima pesanan senilai Rp2 juta.

“Senang banget UMKM kaki lima bisa digandeng. Untuk saya, sudah beberapa kali di-booking kalau ada acara seperti ini. Biasanya jualan di depan kampus Undip Pleburan dari jam 4 sore sampai jam 2 pagi,” ujarnya.

Bagi pedagang kecil, keterlibatan dalam kegiatan publik menjadi salah satu peluang untuk memperluas penjualan. Ketika UMKM diberikan ruang dalam sebuah kegiatan, keramaian yang terbentuk juga dapat memberikan dampak langsung terhadap aktivitas ekonomi para pedagang.

Nobar Sekaligus Gerakkan UMKM

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengatakan, kegiatan nobar tersebut digelar sebagai bentuk dukungan kepada Timnas Indonesia dalam ajang FIFA ASEAN Cup 2026. Kegiatan tersebut, kata dia, sekaligus diarahkan untuk menggerakkan perekonomian UMKM di sekitar Kantor Gubernur Jawa Tengah.

Luthfi juga mengatakan Kantor Gubernur Jawa Tengah merupakan rumah rakyat yang dapat menjadi tempat masyarakat bertemu, berkomunikasi, dan menyampaikan aspirasi.

“Di sini ada produk UMKM dan ada makanan. Semua kita sediakan dan sajikan untuk anak-anak, teman-teman, dan saudara-saudara. Kita gratiskan,” ujarnya, di tengah nobar Indonesia melawan Malaysia.

Baca Juga  Warga Jateng Desak Pemerintah Hentikan Proyek yang Merusak Lingkungan dan Mengancam Keselamatan

Menurut Luthfi, olahraga dapat menjadi sarana untuk mempertemukan masyarakat dari berbagai latar belakang. Dukungan kepada tim nasional, kata dia, dapat menjadi momentum untuk membangun kebersamaan.

Melalui kegiatan tersebut, pemerintah juga membuka ruang bagi masyarakat untuk berinteraksi dalam suasana yang lebih santai.

“Masyarakat bisa menyampaikan aspirasi, harus formal. Kita bisa menyatu dengan seluruh masyarakat,” kata Luthfi, didampingi Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sumarno.

Warga Ikut Nobar Bersama Keluarga

Antusiasme mengikuti nobar juga dirasakan masyarakat yang hadir. Avanda Amytrias mengaku telah mengikuti dua kali gelaran nobar Timnas Indonesia di halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah bersama kedua anaknya, Omar dan Raffa.

Ia mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan tersebut dan berharap acara serupa dapat kembali digelar.

“Luar biasa. Apresiasi kepada Gubernur. Bagus banget acaranya, kalau bisa sering-sering mengadakan acara seperti ini supaya euforia sepak bola warga Jawa Tengah lebih kencang lagi,” ujarnya.

Menurut Avanda, mengajak anak-anak mengikuti pertandingan tim nasional menjadi salah satu cara mengenalkan sepak bola sekaligus membangun kebersamaan keluarga. Selain mengikuti nobar, ia juga beberapa kali mengajak anak-anaknya menyaksikan pertandingan secara langsung di stadion.

Baca Juga  Tanggulangin Fair 2026: Dorong Perajin Lokal Naik Kelas, Perkuat Kolaborasi Tradisi dan Teknologi

Gelaran nobar di halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah memperlihatkan aktivitas olahraga dapat berdampak pada aktivitas masyarakat di luar pertandingan. Masyarakat memperoleh ruang untuk berkumpul dan menyaksikan pertandingan, sementara pedagang kecil mendapatkan kesempatan meningkatkan penjualan.

Pelibatan UMKM dalam kegiatan publik juga membuat aktivitas ekonomi berlangsung bersamaan dengan kegiatan masyarakat. Bagi para pedagang yang terlibat, keramaian nobar menjadi kesempatan untuk memperoleh tambahan pendapatan.***