MAKLUMAT — Pimpinan Ranting Nasyiatul Aisyiyah (PRNA) se-Kecamatan Tulangan, Kabupaten Sidoarjo, resmi dikukuhkan dalam prosesi di Masjid At-Taqwa Kenongo, Ahad (8/2/2026), yang juga dirangkai dengan Tabligh Akbar bersama Ustaz Salim A Fillah.
Pengukuhan tersebut sekaligus menandai penguatan struktur organisasi Nasyiatul Aisyiyah di Tulangan, dari sebelumnya tujuh ranting menjadi sepuluh ranting, sebagai bagian dari upaya memperluas jaringan dakwah dan kaderisasi di tingkat akar rumput.
Prosesi pengukuhan dipimpin langsung Ketua Pimpinan Cabang Nasyiatul Aisyiyah (PCNA) Tulangan, Maslikhatul Jannah SPd. Selain pengukuhan, kegiatan juga dilanjutkan dengan Tabligh Akbar bersama Ustaz Salim A Fillah.
“Alhamdulillah, sangat bersyukur atas terlaksananya pengukuhan PRNA se-Cabang Tulangan dan Tabligh Akbar bersama Ustaz Salim A Fillah dengan penuh keberkahan,” ujarnya saat menyampaikan sambutan.
“Saya juga mengapresiasi seluruh panitia dan pihak-pihak terkait yang telah bekerja dengan penuh dedikasi dan keikhlasan,” sambung Maslikhatul Jannah.
Adapun PRNA yang dikukuhkan meliputi PRNA Kemantren, PRNA Kenongo 1, PRNA Kenongo 2, PRNA Kedurus, PRNA Kepatihan, PRNA Pangkemiri, PRNA Grogol, PRNA Kepunten, PRNA Kepuh Kemiri, serta PRNA Jiken.
Selain sebagai ajang konsolidasi organisasi, momentum tersebut juga dimanfaatkan untuk mempererat kolaborasi antar kader, memperkuat jejaring, serta menyusun strategi dakwah ke depan yang lebih adaptif dan berdampak luas.
Maslikhatul Jannah berharap penguatan struktur organisasi ini dapat melahirkan gerakan dakwah yang semakin produktif dan terarah di seluruh wilayah Kecamatan Tulangan.
“Harapannya kegiatan dakwah seperti ini dapat terus terlaksana dan semoga PCNA Tulangan dapat terus istikamah dalam menghadirkan program kerja yang positif bagi umat dan lingkungan sekitar,” tandasnya.
Sementara itu, kegiatan Tabligh Akbar bersama dai dan penulis nasional Ustaz Salim A Fillah mengangkat tema “Meniti Jalan Dakwah—Inspirasi dan Motivasi bagi Pejuang Dakwah”, yang diharapkan dapat menjadi ruang penguatan spiritual sekaligus ideologis bagi para kader.
Dalam tausiyahnya, Ustaz Salim A Fillah memberikan motivasi agar para kader tetap istikamah dalam perjuangan dakwah di tengah tantangan zaman. Dakwah, kata dia, tidak hanya berhenti pada retorika, tetapi juga harus diwujudkan melalui keteladanan dalam kehidupan sehari-hari.













