Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI, Vahd Nabyl A. Mulachela, menegaskan Prabowo akan menghadiri langsung forum tersebut.
“Bapak Presiden Prabowo Subianto rencananya akan hadir,” ujar Nabyl dalam keterangan tertulis, Rabu (11/2/2026).
Dalam forum itu, Prabowo akan membawa mandat konstitusional Indonesia untuk terus memperjuangkan kepentingan Palestina, khususnya percepatan rekonstruksi Jalur Gaza dan dukungan terhadap hak-hak rakyat Palestina.
Pemerintah Indonesia, kata Nabyl, konsisten mendorong pemulihan Gaza dan mewujudkan perdamaian yang adil serta berkelanjutan melalui solusi dua negara (two-state solution).
Sebelumnya, Prabowo telah menandatangani piagam pembentukan Board of Peace dalam peluncuran resmi di Davos, Swiss, pada 22 Januari 2026.
Kehadiran RI dalam KTT perdana BoP dinilai strategis, mengingat forum tersebut mulai membahas langkah konkret rekonstruksi dan stabilisasi kawasan pascakonflik, termasuk Palestina.













