Rudal Iran Lolos dari Sistem Pertahanan Tel Aviv, 1 Wanita Tewas, 27 Orang Terluka

Rudal Iran

MAKLUMAT— Rudal Iran berhasil lolos dari sistem pertahanan udara Israel dan menghantam blok perumahan di Tel Aviv, Sabtu malam (28/2/2026), menewaskan satu wanita dan melukai sedikitnya 27 orang. Insiden ini menjadi serangan fatal pertama dalam gelombang serangan balasan Iran di tengah eskalasi konflik besar antara Israel dan Iran.

Korban tewas adalah seorang perempuan berusia 40-an yang bekerja sebagai pengasuh asing untuk seorang lansia. Ia ditemukan dalam kondisi kritis setelah rudal mengenai dekat gedung apartemen, menyebabkan kerusakan parah pada bangunan dan sekitarnya. Paramedis menyatakan korban meninggal saat dibawa ke rumah sakit.

Melansir laporan Al Arabiya, sebanyak 27 orang lainnya mengalami luka, termasuk dua orang dalam kondisi sedang dan 25 lainnya luka ringan. Para korban dirawat di tiga rumah sakit di wilayah Tel Aviv oleh paramedis dari Magen David Adom dan United Hatzalah.

Di antara yang diselamatkan dari gedung tersebut adalah seorang bayi berusia dua bulan beserta kakaknya. Orang tua mereka dievakuasi dari kompleks itu dengan cepat, sementara tujuh dari korban luka dilaporkan adalah anak-anak.

Penyelidikan awal dari Komando Pertahanan Dalam Negeri Israel menyatakan bahwa rudal tersebut adalah rudal balistik utuh — bukan pecahan — dengan hulu ledak berat, yang berhasil menembus pertahanan udara Israel dan menciptakan kawah besar di area dampak. Gedung yang menjadi sasaran merupakan bangunan tua yang tidak memiliki ruang perlindungan internal, sehingga banyak penghuni mencari perlindungan di fasilitas umum terdekat.

Baca Juga  Hati-hati, Israel Garap Propaganda Digital: AI Jadi Sasaran Baru Perang Narasi

Korban tewas tidak sempat mencapai tempat perlindungan bom sebelum ledakan terjadi, menurut laporan militer. Sementara pihak berwenang setempat terus mencari apakah masih ada korban lain yang terjebak dalam puing-puing gedung.

Insiden ini terjadi di tengah eskalasi konflik besar di kawasan Timur Tengah, setelah serangan militer gabungan Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan besar ke wilayah Iran pada hari yang sama. Iran kemudian membalas dengan serangkaian serangan rudal ke Israel dan target lain di kawasan.

Pihak keamanan Israel telah meningkatkan kesiapsiagaan, sementara sirene darurat berkali-kali terdengar di berbagai kota. Otoritas juga telah memperingatkan warga untuk tetap berada di dekat tempat perlindungan bom dan menghentikan kegiatan publik yang tidak penting.***