MAKLUMAT — DPD Tani Merdeka Aceh Tamiang mengapresiasi perhatian besar pemerintah pusat terhadap masyarakat Kabupaten Aceh Tamiang, seiring upaya percepatan pembangunan dan pemulihan pascabencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda pada akhir November 2025 lalu.
Ketua DPD Tani Merdeka Aceh Tamiang, Prawira Haji, menilai kehadiran langsung Presiden RI Prabowo Subianto beserta jajaran menteri dan wakil menteri di tengah tantangan geografis Indonesia yang rawan bencana, menjadi bukti komitmen kuat pemerintah dalam mendampingi daerah yang terdampak.
Ia mengapresiasi kunjungan tersebut, yang tidak hanya bersifat seremonial. Momen pelaksanaan Salat Idulfitri 1447 Hijriah Presiden dan jajarannya di Aceh Tamiang, disebut menjadi simbol kedekatan dan perhatian khusus pemerintah terhadap wilayah yang dikenal sebagai Bumi Muda Sedia itu.
Kehadiran fisik para pemimpin negara dinilai membawa pesan bahwa Aceh Tamiang tidak berjalan sendiri dalam menghadapi masa-masa sulit pascabencana.
“Pembangunan mungkin belum sempurna, namun perhatian yang tulus dari pemimpin negara adalah anugerah yang patut kita apresiasi dengan sikap positif dan kerja sama yang baik,” ujar Prawira Haji dalam keterangan yang diterima Maklumat.id, Selasa (24/3/2026).
Masyarakat setempat juga menyampaikan rasa syukur atas perhatian yang diberikan Presiden Prabowo terhadap proses pemulihan wilayah. Sejumlah pihak menilai, tanpa intervensi langsung dari pemerintah pusat, pemulihan Aceh Tamiang akan membutuhkan waktu yang jauh lebih panjang.
Langkah-langkah taktis yang dilakukan pemerintah dinilai telah memberikan dampak signifikan terhadap percepatan pembangunan infrastruktur serta pemulihan ekonomi masyarakat lokal.
“Jika bukan karena perhatian langsung dari Bapak Presiden Prabowo, mungkin Aceh Tamiang akan butuh waktu jauh lebih lama untuk kembali berdiri tegak,” kelakar Prawira Haji.
Lebih jauh, ia juga mengajak masyarakat untuk menjaga hasil pembangunan dan terus mendukung program pemerintah yang tengah berjalan.
Dengan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, Prawira Haji mengaku optimis bahwa Aceh Tamiang akan dapat menatap masa depan yang lebih baik pascabencana yang melanda.














