Tips Sehat Pasca Lebaran: Cara Detoks Alami Menurut Ahli Gizi UGM

Infografik tips sehat pasca Lebaran. (Ilustrasi diolah menggunakan Gemini)

MAKLUMAT — Euforia Lebaran kerap berujung pada pola makan berlebih. Hidangan bersantan, gorengan, hingga kue manis dikonsumsi tanpa jeda, lalu disusul rasa bersalah setelah hari raya usai.

Namun, Ahli Gizi Rumah Sakit Akademik (RSA) Universitas Gadjah Mada (UGM), Pratiwi Dinia Sari, S.Gz., RD., menegaskan bahwa detoks alami tidak berarti harus menjalani diet ketat yang menyiksa.

“Tubuh sebenarnya sudah punya sistem detoks alami melalui hati, ginjal, dan sistem pencernaan,” ujar Pratiwi seperti dilansir laman resmi UGM, dikutip Selasa (24/3/2026). Berikut adalah langkah-langkah mengembalikan kebugaran tubuh:

1. Kembalikan Kendali Pola Makan Seimbang

Langkah pertama tips sehat pasca Lebaran adalah menghentikan “balas dendam” saat makan. Konsumsi makanan tinggi lemak jenuh seperti opor, gorengan, dan daging berlemak perlu dibatasi. Hal ini penting untuk menekan kadar kolesterol jahat (LDL) dan risiko penyakit kardiovaskular.

Selain itu, asupan gula berlebih dari kue kering dan minuman manis harus dikurangi. Lonjakan gula darah yang berulang dapat mempercepat rasa lapar dan memicu resistensi insulin, yang merupakan pintu masuk utama penyakit diabetes mellitus.

2. Perkuat Sistem Detoks Alami Tubuh

Alih-alih melakukan diet ekstrem yang berisiko, tubuh justru membutuhkan dukungan nutrisi agar sistem detoksifikasinya bekerja optimal. Cara memperkuat detoks alami sangat sederhana:

  • Cukupi Kebutuhan Tidur: Membantu regenerasi sel tubuh.

  • Perbanyak Serat & Antioksidan: Konsumsi minimal tiga porsi sayur dan dua porsi buah setiap hari.

  • Asupan Probiotik: Konsumsi yoghurt atau produk fermentasi untuk menjaga kesehatan pencernaan.

Baca Juga  PDM Kota Kediri Gelar Baitul Arqom Pimpinan, Tim Kesehatan RSMAD Pastikan Kesehatan Peserta

3. Gunakan Metode Diet Realistis Pola 80:20

Ahli Gizi UGM menyarankan pendekatan yang lebih fleksibel dibanding pembatasan ekstrem. Melalui pola 80:20:

  • 80 Persen: Kebutuhan kalori dipenuhi dari makanan sehat dan bergizi seimbang.

  • 20 Persen: Memberi ruang bagi makanan favorit agar diet lebih berkelanjutan (sustainable).

4. Tetap Bergerak untuk Membakar Kalori

Aktivitas fisik adalah kunci pemulihan metabolisme setelah banyak mengonsumsi kalori saat Lebaran. Kebiasaan duduk lama atau “rebahan” setelah makan dapat mempercepat penumpukan lemak.

“Tidak harus olahraga berat. Jalan kaki 15–30 menit setiap hari sudah sangat membantu,” jelas Pratiwi.

Detoks usai Lebaran bukan tentang menghukum tubuh dengan rasa lapar, melainkan proses mengembalikan keseimbangan. Dengan konsistensi dalam menjaga pola makan dan aktivitas fisik, tubuh akan kembali bugar tanpa beban pasca hari raya.