Bupati Sidoarjo Tinjau RTLH dan Serahkan Kursi Roda untuk Warga Tarik

Bupati Sidoarjo H Subandi SH MKn saat menyerahkan bantuan kursi roda, Sabtu (2/5/2026). (Foto: Dok.)

MAKLUMAT — Bupati Sidoarjo H Subandi SH MKn meninjau Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) serta menyerahkan bantuan kursi roda kepada lansia dan penderita sakit, usai melaksanakan upacara peringatan Hari Otonomi Daerah dan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 pada Sabtu (2/5/2026).

Dalam giat tersebut, Subandi turut didampingi Kepala Dinas Sosial (Dinsos) dan Camat Tarik. Ia menyebut bahwa kegiatan itu merupakan hal rutin yang dilaksanakan setiap akhir pekan, disertai penyaluran bantuan sosial berupa kebutuhan pokok kepada warga yang membutuhkan.

Subandi mengatakan, langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo dalam memperhatikan warga yang membutuhkan, terutama mereka yang tinggal di rumah tidak layak dan warga yang membutuhkan alat bantu mobilitas.

“Inisiatif yang sedang kita jalankan saat ini merupakan wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dalam memberikan perhatian kepada masyarakat yang kurang beruntung, termasuk mereka yang menempati hunian tidak layak, serta individu yang memerlukan bantuan alat bantu mobilitas seperti kursi roda, sehingga dapat memberikan dampak positif bagi pihak-pihak yang membutuhkan,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Subandi juga mengimbau Dinas Kesehatan (Dinkes) Sidoarjo melalui puskesmas agar aktif melakukan kunjungan kepada warga yang menderita sakit, baik lansia maupun anak-anak.

Baca Juga  IGD RSUD NT Notopuro Sempat Banjir, Bupati Sidoarjo Instruksikan Normalisasi Sungai dan Penertiban Bangunan

Ia mencontohkan beberapa warga yang perlu mendapatkan perhatian serius, seperti Ananda Aiswa Maula Sholima (8) yang mengalami kelumpuhan, Ananda Muhammad Abinara Alfarizqi (2,5) yang menderita Hidrosefalus sejak lahir, serta Ibu Waginten (70) yang merupakan seorang lansia.

“Melalui kunjungan dan pendampingan, kondisi kesehatan akan senantiasa terpantau dan pengobatan dapat diterima secara rutin,” sebutnya.

Selain meninjau kondisi kesehatan warga, Subandi juga melakukan inspeksi mendadak pada Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) guna memastikan bantuan perbaikan rumah tepat sasaran.

Salah satu rumah yang menjadi perhatian adalah milik Bapak Abdul Kholik (64), yang tinggal bersama empat anaknya dengan kondisi dinding anyaman bambu yang telah lapuk. Selain itu, ada pula rumah Bapak Suwondo (56) yang hidup sendiri sebagai petani dan dinilai sangat layak menerima bantuan perbaikan rumah.

Ia menegaskan bahwa pembangunan rumah akan dilakukan secara menyeluruh dari awal, sekaligus melalui proses penataan ulang dengan dukungan dari Baznas.

“Pembangunan rumah ini akan dilaksanakan dari awal dan akan melalui proses penataan ulang, dengan dukungan utama dari Baznas. Kami juga mengharapkan partisipasi aktif dari masyarakat melalui swadaya agar proses perbaikan dapat berjalan sinergis dan selesai tepat waktu,” tandas Subandi.

Baca Juga  Bupati Subandi Tandaskan Empati dalam Kepemimpinan OPD untuk Perkuat Birokrasi Modern