Siaga Penuh, Polri Aktifkan Satgas Judi Jelang dan Selama Piala Dunia 2026

kapolri listyo sigit

MAKLUMAT – Polri mengaktifkan kembali Satuan Tugas (Satgas) Judi untuk mengantisipasi maraknya praktik perjudian yang berpotensi muncul jelang dan selama gelaran Piala Dunia 2026. Langkah ini dilakukan guna memastikan pesta sepak bola terbesar di dunia tersebut dapat dinikmati masyarakat secara sehat, aman, dan menjunjung tinggi sportivitas.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan, euforia Piala Dunia tidak boleh dimanfaatkan oleh kelompok tertentu untuk menjalankan aktivitas yang melanggar hukum, terutama perjudian.

“Jadi, tentunya satgas ini akan kita hidupkan kembali, sehingga di satu sisi jangan sampai nanti terkait dengan masalah hiburan Piala Dunia ini dimanfaatkan oleh kelompok-kelompok tertentu yang kemudian itu melakukan pelanggaran,” kata Sigit dikutip, Kamis (11/6/2026).

Menurut Sigit, Piala Dunia semestinya menjadi ajang hiburan sekaligus pemersatu masyarakat melalui semangat sportivitas. Karena itu, Polri mengajak masyarakat menikmati pertandingan tanpa terlibat dalam aktivitas ilegal yang dapat merusak makna perhelatan olahraga tersebut.

Ia menegaskan sportivitas harus menjadi nilai utama dalam menyaksikan pertandingan. Jangan sampai kemeriahan Piala Dunia justru tercoreng oleh praktik perjudian yang melanggar hukum dan berpotensi merugikan masyarakat.

“Piala Dunia adalah tontonan bersama yang mengutamakan sportivitas dalam olahraga. Kita menonton dengan suasana yang penuh sportivitas, jangan sampai dikotori oleh hal-hal yang justru merusak,” tandasnya.

Kapolri menambahkan Satgas Judi akan menjalankan langkah pencegahan sekaligus penegakan hukum terhadap berbagai bentuk perjudian yang memanfaatkan momentum Piala Dunia 2026.

Menurut dia, aturan mengenai perjudian sudah sangat jelas sehingga seluruh bentuk pelanggaran harus dicegah sejak dini agar tidak berkembang selama kompetisi berlangsung.

“Semangat sportivitasnya di antaranya tentunya, mencegah adanya pelanggaran masalah judi yang pastinya itu aturannya sudah jelas, supaya pelanggaran itu harus dihindari,” tegasnya.

Polri berharap masyarakat ikut mendukung upaya tersebut dengan tidak terlibat dalam perjudian, baik secara langsung maupun melalui platform digital. Dukungan masyarakat dinilai penting untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban tetap kondusif selama berlangsungnya Piala Dunia 2026.

Langkah pengaktifan kembali Satgas Judi menjadi bagian dari strategi Polri dalam mengantisipasi meningkatnya aktivitas taruhan yang biasanya muncul seiring tingginya antusiasme publik terhadap ajang olahraga internasional. :::

Keputusan Polri mengaktifkan kembali Satgas Judi menunjukkan bahwa ancaman perjudian masih menjadi perhatian serius setiap kali berlangsung ajang olahraga besar. Piala Dunia bukan hanya menghadirkan euforia bagi penggemar sepak bola, tetapi juga sering dimanfaatkan oleh jaringan perjudian untuk menarik pemain baru melalui taruhan pertandingan.

Di era digital, tantangan pengawasan menjadi semakin kompleks karena aktivitas judi dapat berlangsung melalui aplikasi dan situs daring yang sulit dideteksi. Karena itu, keberhasilan Satgas Judi tidak hanya bergantung pada penegakan hukum, tetapi juga pada literasi masyarakat untuk memahami risiko ekonomi dan hukum dari praktik perjudian. Jika pengawasan berjalan efektif, Piala Dunia 2026 dapat menjadi tontonan yang sehat tanpa dibayangi aktivitas ilegal.