MAKLUMAT — Timnas Iran memastikan diri tetap akan berlaga di Piala Dunia 2026, meski menghadapi kendala terkait penerbitan visa Amerika Serikat (AS) bagi sejumlah pejabat dan staf federasi sepak bola negara tersebut.
Melansir Arab News, skuad Iran bertolak dari Antalya, Turki, menuju Meksiko pada Sabtu (6/6/2026) setelah visa perjalanan mereka ke AS diterbitkan sehari sebelumnya.
Sebelumnya, Team Melli menjalani pemusatan latihan selama hampir tiga pekan di Antalya, Turki, sambil menunggu proses pengajuan visa untuk memasuki Meksiko, Kanada, dan Amerika Serikat sebagai negara tuan rumah resmi Piala Dunia 2026.
Meski para pemain dan anggota tim berhasil memperoleh visa, pemerintah AS tetap menolak memberikan visa kepada 15 anggota staf dan manajemen inti, termasuk Ketua Federasi Sepak Bola Republik Islam Iran (FFIRI), Mehdi Taj.
Selain Taj, Sekretaris Jenderal FFIRI Hedayat Mombini dan Direktur Media FFIRI Mohsen Motamedkia juga tidak mendapatkan visa.
Kantor Kedutaan Besar Iran untuk Turki mengecam penolakan penerbitan visa tersebut. Melalui unggahan di platform X, pihak kedutaan menilai langkah tersebut sebagai tindakan yang disengaja dan bersifat diskriminatif.
“Pemerintah AS pada praktiknya merampas hak tim nasional Iran untuk bermain di Piala Dunia dalam kondisi normal dan tanpa tekanan dan stres yang berlebihan,” tulisnya, dikutip Ahad (7/6/2026).
Sementara itu, The Guardian melaporkan bahwa anggota staf yang belum memperoleh visa tetap akan berangkat ke Meksiko bersama tim. Upaya untuk mendapatkan izin masuk ke AS masih terus dilakukan.
Diketahui, dalam Piala Dunia 2026, Timnas Iran tergabung di Grup A bersama Belgia, Selandia Baru, dan Mesir. Pertandingan di grup tersebut dilaksanakan di Amerika Serikat dan Kanada.
Iran dijadwalkan menjalani laga melawan Selandia Baru di Los Angeles pada 15 Juni, melawan Belgia di Los Angeles pada 21 Juni, serta menghadapi Mesir di Seattle pada 26 Juni.
Menjelang turnamen, Iran juga telah memindahkan markas mereka selama mengarungi Piala Dunia 2026, dari yang semula di Kino Sports Complex di Tucson, Arizona, Amerika Serikat, berpindah ke Estadio Caliente di Tijuana, Meksiko. Pemindahan markas tersebut juga telah disetujui FIFA.
Skuad Iran di Piala Dunia 2026
Pelatih kepala Timnas Iran, Amir Ghalenoei, telah menetapkan daftar lengkap 26 pemain Timnas Iran yang dibawa ke Piala Dunia 2026.
Komposisi skuad berjuluk Team Melli ini didominasi oleh 17 pemain liga domestik dan 9 pemain yang berkompetisi di luar negeri. Sosok penyerang Sardar Azmoun juga tetap dicoret dari skuad.
Penjaga Gawang:
- Alireza Beiranvand (Tractor FC/Iran)
- Seyed Hossein Hosseini (Sepahan SC/Iran)
- Payam Niazmand (Persepolis FC/Iran)
Belakang:
- Ehsan Hajsafi (Sepahan SC/Iran)
- Milad Mohammadi (Persepolis FC/Iran)
- Ali Nemati (Foolad FC/Iran)
- Danial Iri (Malavan Bandar Anzali/Iran)
- Shojae Khalilzadeh (Tractor FC/Iran)
- Hossein Kanaanizadegan (Persepolis FC/Iran)
- Saleh Hardani (Esteghlal FC/Iran)
- Ramin Rezaeian (Esteghlal FC/Iran)
Tengah:
- Aria Yousefi (Sepahan SC/Iran)
- Alireza Jahanbakhsh (FCV Dender EH/Belgia)
- Saeid Ezatolahi (Shabab Al Ahli Dubai FC/UEA)
- Rouzbeh Cheshmi (Esteghlal FC/Iran)
- Amirmohammad Razzaghinia (Esteghlal FC/Iran)
- Mehdi Ghayedi (Kalba FC/UEA)
- Saman Ghoddos (Ittihad Kalba/UEA)
- Mohammad Ghorbani (Al Wahda FC/UEA)
- Mehdi Torabi (Tractor FC/Iran)
- Mohammad Mohebi (FC Rostov/Rusia)
Depan:
- Mehdi Taremi (Olympiacos FC/Yunani)
- Shahriyar Moghanlou (Ittihad Kalba/UEA)
- Dennis Dargahi (Standard de Liège/Belgia)
- Ali Alipour (Persepolis FC/Iran)
- Amirhossein Hosseinzadeh (Tractor FC/Iran)
Pelatih: Amir Ghalenoei (Iran)












