Bupati Bireuen Luncurkan Aplikasi LIBAT RSUD dr Fauziah Bireuen, Permudah Layanan Antar Obat

Bupati Bireuen Ir Mukhlis ST meresmikan Aplikasi LIBAT milik UPTD RSUD dr Fauziah Bireuen, Jumat (31/7/2026). (Foto: Dok.)

MAKLUMAT — Bupati Bireuen Ir Mukhlis ST meresmikan Aplikasi LIBAT (Layanan Intat Ubat) milik UPTD RSUD dr Fauziah Bireuen, Jumat (31/7/2026). Aplikasi tersebut dikembangkan untuk memudahkan pasien memperoleh obat tanpa harus menunggu lama di instalasi farmasi rumah sakit.

Peluncuran aplikasi ditandai dengan pelepasan balon dan penekanan tombol secara simbolis oleh Bupati Bireuen didampingi para tamu undangan di halaman RSUD dr Fauziah Bireuen.

Turut hadir dalam kegiatan itu Direktur RSUD dr Zainoel Abidin Aceh, Dr Muhazar Harun SKM MKes; unsur Forkopimda Kabupaten Bireuen; Direktur UPTD RSUD dr Fauziah Bireuen, dr Minar Mushari SpS beserta jajaran manajemen; serta CEO Juangjek Chairil Maulana sebagai mitra pengantaran obat.

Dalam sambutannya, Bupati Mukhlis mengapresiasi inovasi tersebut. Ia menilai hadirnya aplikasi LIBAT dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

“Atas nama pemerintah daerah, saya sangat mengapresiasi inovasi LIBAT ini. Ini luar biasa. Pasien selesai periksa tidak perlu lagi antri berjam-jam di apotek. Cukup pulang dan obatnya diantar sampai ke rumah. Ini yang dibutuhkan masyarakat kita,” ujarnya.

Direktur RSUD dr Fauziah Bireuen, dr Minar Mushari SpS, menjelaskan bahwa layanan LIBAT sebenarnya telah berjalan sejak 2024. Namun selama dua tahun terakhir, layanan antar obat masih dilakukan secara manual sebelum akhirnya dikembangkan menjadi berbasis aplikasi.

Baca Juga  Dorong Penyelesaian Sengketa Pulau Aceh – Sumut, Komisi II DPR Bakal Panggil Kemendagri dan Pemda Terkait

“Melihat manfaatnya yang besar, hari ini kita upgrade menjadi berbasis aplikasi. Dengan aplikasi, prosesnya lebih cepat, terdokumentasi, bisa di-tracking, dan lebih transparan,” jelasnya.

“Kami berkolaborasi dengan mitra karya putra daerah yaitu Juangjek, sebagai mitra pengantaran agar obat bisa sampai lebih cepat dan tepat sasaran,” sambung dr Minar.

Sementara itu, CEO Juangjek, Chairil Maulana, menyatakan kesiapan pihaknya untuk mendukung pelaksanaan layanan tersebut melalui armada yang dimiliki.

“Kami dari Juangjek siap mendukung penuh. Ini bukan sekadar antar paket, tapi antar harapan sembuh untuk masyarakat Bireuen. Insya Allah armada kami siap siaga mengantarkan obat pasien sesuai alamat,” ungkap Chairil.

Melalui aplikasi LIBAT, RSUD dr Fauziah Bireuen berharap proses pelayanan kefarmasian menjadi lebih efisien, antrean di instalasi farmasi dapat berkurang, serta masyarakat memperoleh kemudahan dalam mengakses obat setelah menjalani pemeriksaan di rumah sakit tanpa harus menunggu lama.***

*) Penulis: Rizki Maulizar