Dianggarkan Rp 26,2 Miliar, 48 Ribu Siswa SD-SMP di Jember Bakal Dapat Seragam Gratis

seragam gratis

MAKLUMAT – Pemerintah Kabupaten Jember mengalokasikan anggaran Rp 26,2 miliar untuk bantuan seragam dan sepatu bagi siswa baru SD dan SMP pada tahun anggaran 2027. Bantuan seragam gratis itu diproyeksikan menyasar 48 ribu siswa.

Besaran anggaran tersebut telah disepakati dalam rapat gabungan Badan Anggaran (Banggar) DPRD Jember bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kabupaten Jember.

”Perinciannya untuk murid kelas 1 SD sebesar Rp 16,6 miliar untuk 32 ribu anak, dan Rp 9,6 miliar untuk 16 ribu anak kelas 7 SMP,” kata Ketua DPRD Jember Ahmad Halim, Selasa (1/9/2026).

Halim yang juga Ketua Banggar DPRD Jember menjelaskan, siswa kelas 1 SD akan memperoleh seragam dan sepatu. Sedangkan bantuan untuk siswa kelas 7 SMP berupa seragam. Total bantuan yang diproyeksikan mencapai 48 ribu siswa itu akan direalisasikan pada awal tahun ajaran baru 2027.

Halim mengapresiasi alokasi anggaran tersebut. Menurut dia, program tersebut merupakan bagian dari realisasi janji politik Bupati Jember Muhammad Fawait atau Gus Fawait untuk memberikan bantuan seragam bagi siswa sekolah dasar. Program itu juga tercantum dalam RPJMD Kabupaten Jember.

Halim mengatakan, bantuan seragam juga diusulkan bagi peserta didik di luar kewenangan langsung pemerintah kabupaten. Misalnya, siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan peserta Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM). Namun, pengalokasian anggaran untuk kelompok tersebut masih menunggu kajian mengenai kewenangan pemerintah daerah serta aturan teknis yang berlaku.

Baca Juga  Pemkab Jember Perbaiki Kualitas Hunian Warga lewat Program Rumah Tidak Layak Huni

”Masih menunggu proses pengujian boleh tidaknya mengalokasikan anggaran tersebut,” ujar Halim.

Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Jember sekaligus Ketua TAPD Achmad Imam Fauzi menyambut masukan Banggar tersebut. Pemerintah daerah akan melaporkan usulan itu kepada bupati untuk ditindaklanjuti.

”Ibarat dalam dialog, masukan ini termasuk devil’s advocate, masukan yang berbeda, tapi menguatkan,” kata Fauzi. (*)