Dinas Pendidikan Jember Percepat Pemutakhiran Data GTK, Perkuat Kebijakan Berbasis Data

dinas pendidikan jember

MAKLUMAT – Dinas Pendidikan Kabupaten Jember mempercepat pemutakhiran data guru dan tenaga kependidikan (GTK). Langkah itu merupakan bagian dari upaya memperkuat penyusunan kebijakan pendidikan berbasis data.

Bimbingan Teknis (Bimtek) Pemutakhiran Data Guru dan Tenaga Kependidikan berlangsung pada 28–29 Juli 2026 di Aula Luminor Hotel Jember. Kegiatan tersebut diikuti kepala sekolah dan operator sekolah jenjang SD dan SMP se-Kabupaten Jember.

Bimtek menghadirkan narasumber dari Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Jawa Timur, Udik Pujianto. Hadir pula Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jember Arief Tjahyono serta Ketua Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Tulus Wijayanto.

Pemutakhiran data GTK dinilai menjadi salah satu fondasi penting dalam penyelenggaraan pendidikan. Data yang akurat dibutuhkan pemerintah untuk memetakan kebutuhan guru, menyusun perencanaan anggaran, meningkatkan kompetensi pendidik, hingga menyalurkan berbagai program pendidikan secara tepat sasaran.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jember Arief Tjahyono mengatakan, kualitas data kini menjadi dasar dalam pengambilan kebijakan pendidikan. Menurut dia, transformasi digital tidak hanya berkaitan dengan penggunaan teknologi, tetapi juga perubahan budaya kerja yang menempatkan data sebagai acuan utama.

”Hari ini seluruh kebijakan pendidikan lahir dari data. Karena itu, saya mengajak seluruh kepala sekolah dan operator sekolah membangun budaya tertib data. Ketika data guru dan tenaga kependidikan diperbarui secara benar, cepat, dan akurat, pemerintah dapat menghadirkan kebijakan yang sesuai dengan kebutuhan sekolah,” papar Arief.

Baca Juga  8 Rekomendasi Konsolnas 2025, Mendikdasmen Abdul Mu'ti: Inilah Kunci Mencerdaskan Bangsa

Ia menambahkan, keberhasilan digitalisasi juga ditentukan oleh kesiapan sumber daya manusia yang mengelola data. Karena itu, peserta diharapkan mampu menerapkan hasil pelatihan di sekolah masing-masing agar pengelolaan data berlangsung secara berkelanjutan.

Ketua Bidang GTK Dinas Pendidikan Kabupaten Jember Tulus Wijayanto mengatakan bahwa bimtek bertujuan menyamakan pemahaman seluruh satuan pendidikan mengenai mekanisme pemutakhiran data GTK sesuai regulasi terbaru. Menurut dia, masih terdapat sejumlah kendala teknis dalam proses pengelolaan data di tingkat sekolah yang perlu diselesaikan melalui pendampingan dan peningkatan kapasitas.

”Tujuan utama kegiatan ini memberikan pemahaman kepada kepala sekolah dan operator sekolah mengenai proses pemutakhiran data guru dan tenaga kependidikan secara digital sehingga kualitas data pendidikan Kabupaten Jember semakin baik,” ujarnya.

Ia menilai, data yang valid akan berdampak langsung terhadap berbagai layanan pendidikan. Mulai dari perencanaan kebutuhan guru, pengembangan kompetensi, pengembangan karier, hingga penyusunan kebijakan pemerintah yang lebih tepat sasaran.

Fondasi Pengambilan Keputusan

Dalam bimtek, peserta memperoleh materi mengenai digitalisasi tata kelola data pendidikan, validasi data GTK, sinkronisasi sistem, serta integrasi data pendidikan. Selain penyampaian materi, peserta mengikuti praktik langsung menggunakan aplikasi yang digunakan pemerintah untuk memperbarui data guru dan tenaga kependidikan.

Baca Juga  Sampaikan Duka Cita Atas Meninggalnya Murid di Ngada NTT, Kemendikdasmen: Harus Jadi Pengingat

Narasumber dari BPMP Provinsi Jawa Timur, Udik Pujianto, mengatakan bahwa kualitas data menjadi faktor penting dalam mendukung berbagai program pendidikan, baik di tingkat pusat maupun daerah.

”Data pendidikan merupakan fondasi dalam pengambilan keputusan. Seluruh program pemerintah sangat bergantung pada kualitas data yang dimiliki sekolah. Karena itu, kepala sekolah dan operator sekolah harus memiliki kompetensi dalam mengelola data mulai dari proses input, validasi, hingga pembaruan secara berkala,” katanya.

Ia mengapresiasi langkah Dinas Pendidikan Kabupaten Jember yang terus meningkatkan kapasitas sumber daya manusia melalui pelatihan pengelolaan data pendidikan.

Selama pelaksanaan bimtek, peserta mendiskusikan berbagai persoalan yang kerap dihadapi sekolah. Mulai dari sinkronisasi data, perubahan status guru, hingga validasi informasi tenaga kependidikan. Diskusi berlangsung interaktif dengan membahas berbagai studi kasus yang muncul di lapangan.

Kepala SDN Glagahwero 2, Sugianto, mengatakan bahwa pelatihan tersebut membantu sekolah memahami proses pemutakhiran data GTK secara lebih sistematis. Menurut dia, kolaborasi antara kepala sekolah dan operator sekolah menjadi kunci menjaga kualitas data agar tetap akurat dan sesuai dengan kondisi di lapangan.

Pasca pelaksanaan bimtek, Dinas Pendidikan Kabupaten Jember akan melakukan pendampingan dan pemantauan berkala terhadap kualitas data GTK di seluruh sekolah. Langkah tersebut diharapkan memastikan hasil pelatihan dapat diterapkan secara konsisten dalam pengelolaan administrasi pendidikan.

Baca Juga  dr Gamal Minta Gubernur Jabar Tidak Mencoba Terapkan Kebijakan Tanpa Dasar

Ke depan, Dispendik Jember menargetkan penguatan ekosistem pendidikan berbasis data. Dengan begitu, kebijakan mengenai pemerataan guru, peningkatan kompetensi, distribusi program, hingga perencanaan anggaran disusun berdasarkan data yang akurat, mutakhir, dan terintegrasi. (*)