27.1 C
Malang
Rabu, April 17, 2024
KilasIndonesia Emas 2045: Perspektif Ketua Umum DPP IMM Abdul Musawir Yahya

Indonesia Emas 2045: Perspektif Ketua Umum DPP IMM Abdul Musawir Yahya

Ketua Umum DPP IMM Abdul Musawir Yahya.

DEWAN Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPP IMM) membuka Muktamar ke-XX di Palembang (1/3/2024) dengan sambutan dari Ketua Umum, Abdul Musawir Yahya. Dalam sambutannya, Abdul Musawir Yahya menyampaikan pandangan dan harapan terhadap masa depan Indonesia, terutama mengenai peran generasi muda dalam mencapai Indonesia Emas tahun 2045.

Menurut Abdul, Indonesia sedang menghadapi era penting menuju Indonesia Emas tahun 2045. Di tahun 2030, Indonesia diperkirakan akan mengalami puncak bonus demografi, di mana penduduk usia produktif (15-60 tahun) diprediksi mencapai 190 juta atau 69,3% dari total populasi.

Abdul menekankan pentingnya mengelola potensi ini dengan baik, karena dapat menjadi modal penting dalam mencapai Indonesia Emas 2045 dan meningkatkan peringkat Indonesia menjadi negara maju. Namun, jika gagal mengelola, dapat terjadi petaka demografi dengan berbagai permasalahan sosial yang muncul.

Abdul juga menyoroti perubahan budaya yang didorong oleh kecepatan teknologi informasi saat ini. Menurutnya, perubahan budaya ini harus dipandu oleh kewarasan dan sikap bijaksana. Hal ini penting agar nilai-nilai agama dan kebudayaan bangsa tetap menjadi landasan dalam kehidupan bernegara, dan Indonesia dapat menjadi simbol peradaban maju.

“Problem kebangsaan hari ini tidak boleh lepas dari perhatian kaum muda, termasuk generasi muda yang ada di IMM. Oleh karena itu, upaya sistematis perlu dilakukan oleh negara dan masyarakat, termasuk generasi muda, untuk meningkatkan peluang Indonesia menjadi negara maju ke depan,” ungkap Abdul.

Dalam penutup sambutannya, Abdul menegaskan bahwa Indonesia harus dapat merespon dengan cepat dan memastikan strategi yang tepat sehingga mampu mengambil keuntungan dari perubahan dunia, bukan sebaliknya kalah oleh perubahan. Ia juga menekankan pentingnya nilai-nilai agama dan kebudayaan dalam memandu kehidupan bernegara, sebagai simbol peradaban maju.

Sambutan Abdul ini mencerminkan pentingnya peran generasi muda, termasuk generasi muda di IMM, dalam mencapai Indonesia Emas 2045. “Dengan mengelola potensi bonus demografi dengan baik, serta memandu perubahan budaya dengan kewarasan dan sikap bijaksana, Indonesia dapat menjadi negara maju dan simbol peradaban maju di dunia,” tukas Abdul. (*)

Editor: Mohammad Ilham

Sponsor

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Sponsor

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Sponsor

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Lihat Juga Tag :

Populer