22.4 C
Malang
Minggu, Februari 25, 2024
KilasJalin Kerjasama, UM Surabaya dan Unisda Lamongan Akan Lakukan Riset Pemilu 2024

Jalin Kerjasama, UM Surabaya dan Unisda Lamongan Akan Lakukan Riset Pemilu 2024

Kesepakatan Riset Pemilu 2024 antara PUSAD UMSurabaya dengan PSDKP Unisda

PUSAT Studi Anti Korupsi dan Demokrasi (PUSAD) Universitas Muhammadiyah (UM) Surabaya sepakat berkolaborasi dengan Pusat Studi Demokrasi dan Kebijakan Publik (PSDKP) Universitas Islam Darul Ulum (Unisda) Lamongan untuk melakukan riset politik menjelang pemilihan umum (Pemilu) tahun 2024.

Kesepakatan yang terjalin di Gresik, Selasa (14/11/2023) itu memuat beberapa hal yang akan menjadi konsentrasi riset soal isu-isu aktual. Mulai soal popularitas, elektabilitas, gender, sebaran hoax di media sosial, hingga soal praktik politik uang.

“Kolaborasi yang kami gagas ini bagian dari penguatan integrasi wacana. Kedua pusat studi ini, selama ini punya konsentrasi yang serius atas isu demokrasi dan lokalitas di daerah masing-masing. Memasuki tahun Pemilu 2024, kolaborasi riset menjadi sesuatu hal yang menarik,” kata peneliti utama PUSAD UM Surabaya, Dede Nasrullah kepada Maklumat.id, Selasa (14/11/2023).

Dede berharap, kolaborasi yang dilakukan tersebut ini akan bisa memberikan gambaran kepada masyarakat terkait figur serta berbagai problem demokrasi yang tengah menjangkiti Indonesia hari ini.

“Kami ingin menghadirkan narasi-narasi substansial dalam masyarakat. Sebuah kajian atau survei politik yang otoritatif dan berguna bagi tumbuh kembang demokrasi,” terang pria yang juga menjabat Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UM Surabaya tersebut.

Di lain pihak, Direktur PSDKP Unisda Lamongan, Midkholus Surur menjelaskan, kolaborasi antar institusi dan lembaga itu penting dilakukan. Sebab, menurutnya masih banyak pemilih yang belum mengetahui terkait dinamika aktual hari ini. Baik terkait peran aktor politik maupun terkait isu-isu aktual di setiap daerah.

“Untuk awal ini kita akan fokus pada beberapa daerah di Pantura. Ada Lamongan, Gresik, Bojonegoro dan Tuban. Selanjutnya kita akan bergerak pada wilayah-wilayah urban. Survei politik yang kita lakukan ini akan berusaha memetakan potensi caleg dan capres-cawapres,” ungkap pria yang akrab disapa Surur itu.

“Kami yakin lembaga survei di daerah punya kekuatan lebih dalam memotret profil dan kondisi. Kita yang di daerah lebih paham kondisi sosiologis masyarakat,” pungkas Surur.(*)

Reporter: Ubay NA

Editor: Aan Hariyanto 

Sponsor

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Sponsor

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Sponsor

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Lihat Juga Tag :

Populer