MAKLUMAT – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember meraih predikat Juara Umum dalam Lomba Gelar Peralatan (Logpal) Penanggulangan Bencana tingkat Jawa Timur 2026. Prestasi tersebut diraih setelah BPBD Jember mencatat hasil terbaik pada sejumlah kategori yang menguji kesiapsiagaan personel, peralatan, dan manajemen penanggulangan bencana.
Ajang tersebut diselenggarakan di Kabupaten Pacitan pada 20–23 Juli 2026. Sebanyak 35 BPBD kabupaten/kota se-Jawa Timur turut serta. BPBD Jember berhasil meraih Juara I kategori Manajemen Pergudangan serta Juara II kategori Resilient Marathon. Raihan tersebut mengantarkan Kabupaten Jember menjadi peraih nilai tertinggi secara keseluruhan.
Lomba Gelar Peralatan merupakan agenda tahunan BPBD Provinsi Jawa Timur untuk mengukur kesiapan daerah dalam menghadapi bencana. Penilaian tidak hanya mencakup kelengkapan dan kesiapan peralatan, tetapi juga kemampuan personel Tim Reaksi Cepat (TRC) dalam menjalankan prosedur penanggulangan bencana secara terpadu.
Rangkaian kegiatan diawali pada Selasa (21/7/2026) dengan pembukaan resmi yang disertai aksi pelestarian lingkungan melalui pelepasan tukik ke laut. Selanjutnya, pada Rabu (22/7/2026), peserta mengikuti berbagai kompetisi teknis dan fisik.
Pada kategori Resilient Marathon, tim TRC BPBD Jember menjalani serangkaian simulasi penanganan bencana yang menguji kecepatan, ketepatan, serta daya tahan personel. Simulasi tersebut meliputi pendirian tenda posko darurat, operasi penyelamatan di perairan (water rescue), hingga penyusunan perhitungan kebutuhan pascabencana atau Jitupasna.
BPBD Jember tampil sebagai yang terbaik pada kategori Manajemen Pergudangan. Aspek itu dinilai penting karena berkaitan dengan pengelolaan logistik kebencanaan. Mulai dari penyimpanan, pendataan, hingga distribusi bantuan saat terjadi keadaan darurat.
Selain dua kategori tersebut, kontingen Jember juga mengikuti Lomba Cerdas Cermat Kebencanaan dan Lomba Manajemen Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops).
Kepala BPBD Kabupaten Jember Edy Budi Susilo menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang terlibat dalam kompetisi tersebut. Capaian itu mencerminkan kesiapan sumber daya manusia maupun sistem pendukung yang dimiliki BPBD Jember.
”Prestasi ini merupakan hasil kerja keras seluruh personel. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kompetensi, memperkuat pengelolaan logistik, serta memastikan seluruh peralatan selalu siap digunakan dalam menghadapi situasi kebencanaan,” ujar Edy.
Ia menambahkan, pengalaman mengikuti kompetisi tersebut juga menjadi sarana evaluasi untuk meningkatkan kapasitas penanggulangan bencana di Kabupaten Jember. Menurutnya, kesiapan personel, peralatan, dan sistem logistik menjadi faktor penting dalam mempercepat respons terhadap berbagai potensi bencana yang dapat terjadi sewaktu-waktu. (*)













