27.3 C
Malang
Jumat, Maret 1, 2024
KilasKyai Sholihin Ajak Warga Muhammadiyah Jadi Contoh dalam Mewujudkan Suasana Sejuk Sebelum...

Kyai Sholihin Ajak Warga Muhammadiyah Jadi Contoh dalam Mewujudkan Suasana Sejuk Sebelum dan Sesudah Pemilu 2024

Wakil Ketua PWM Jatim KH Muhammad Sholihin Fanani

PEMUNGUTAN suara tinggal menghitung hari. Rakyat Indonesia akan menyalurkan hak pilihnya dalam pemilihan umum (Pemilu) pada tanggal 14 Februari 2024. Serentak, masyarakat Indonesia akan memilih pasangan calon Presiden-Wakil Presiden, calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, calon anggota DPR RI, calon anggota DPRD Provinsi dan calon anggota DPRD Kabupaten atau Kota.

Menyongsong hajatan akbar lima tahunan tersebut, Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur Muhammad Sholihin Fanani mengajak masyarakat, utamanya warga Muhammadiyah agar ikut serta menciptakan suasana damai, aman, nyaman dan tentram menjelang, saat pencoblosan maupun setelah pencoblosan.

Segenap Warga Muhammadiyah, kata dia, juga harus bisa menjadi contoh terbaik di tengah-tengah masyarakat dalam mengikuti pesta demokrasi lima tahunan tahun tersebut.

“Hindarkan diri dari hal-hal yang bisa membuat suasana yang tidak nyaman selama dan setelah pemilu. Saya mengharap agar warga Muhammadiyah ikut mensukseskan pemilu 2024 ini dengan damai dan menyejukkan,” katanya kepada maklumat.id, Selasa (06/02/2024).

Pria asal Lamongan itu menyerukan, agar masyarakat Indonesia menyalurkan pilihan politiknya dengan penuh rasa tanggung jawab dan mengutamakan kepentingan bangsa dan negara Indonesia. Hal itu agar bangsa Indonesia lima tahun yang akan datang menjadi lebih baik dan lebih maju.

Selain itu, sikapi perbedaan pilihan dengan penuh semangat demokrasi. “Yakini bahwa perbedaan adalah sesuatu hal yang biasa dalam kehidupan berdemokrasi. Jangan sampai perbedaan menjadikan putusnya hubungan persaudaraan dalam keluarga dan bermasyarakat,” pesannya.

Kyai Sholihin meminta warga Muhammadiyah yang sedang ikut kontestasi politik, sebagai calon anggota legislatif, agar menjadi contoh bagi calon lainnya. Salah satunya dengan menghindari hal-hal yang bisa membuat suasana menjadi tidak harmonis dengan sesama calon lainnya.

“Jika ditakdirkan menjadi anggota legislatif, jadilah anggota legislatif yang baik memperjuangkan aspirasi rakyat dengan sungguh-sungguh. Dan jika ditakdirkan gagal harus bersabar dan bertawakal kepada Allah SWT bahwa itu adalah bagian takdir Allah SWT yang terbaik,” serunya.

Kyai Sholihin juga mengharapkan, agar warga Muhammadiyah yang menjadi panitia pemilihan maupun panitia pengawas pemilu hendaklah bertindak yang sesuai dengan undang-undang dan aturan berlaku. “Laksanakan tugas dengan Anda sebaik-baiknya dan berikanlah pelayanan yang setulus-tulusnya kepada masyarakat,” pintanya.

Sementara, lanjut dia, buat warga Muhammadiyah yang menjadi tim sukses di masing-masing pasangan calon presiden dan wakil presiden hendaklah menjaga ukhuwah. Berkampanye dengan penuh semangat untuk mencerdaskan masyarakat. Juga berilah edukasi kepada masyarakat agar semakin cerdas dan bijak dalam mengambil keputusan untuk memilih pemimpinnya.

Pun demikian dengan warga Muhammadiyah yang bekerja di lembaga survei agar melakukan tugasnya dengan penuh kesungguhan dan ketelitian jangan sampai salah dalam memberikan data-data kepada masyarakat sehingga membuat masyarakat menjadi bingung.

“Mudah-mudahan pemilu tahun ini berjalan dengan damai dan aman. Juga menghasilkan pemimpin-pemimpin negeri yang terbaik dan bisa membawa kemajuan dan kemakmuran rakyatnya,” tandasnya.(*)

Editor: Aan Hariyanto

Sponsor

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Sponsor

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Sponsor

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Lihat Juga Tag :

Populer