Lazismu Jatim Kembali Kirim Bantuan Logistik ke NTT, Empat Armada Truk Diberangkatkan

Pemberangkatan dan pelepasan truk bantuan Lazismu Jatim ke NTT, yang dilakukan di kawasan PT Hesheng Plastic Industrial di Jasem, Ngoro, Mojokerto. (Foto: Lazismu Jatim)

MAKLUMAT — Lazismu Jawa Timur kembali mengirimkan bantuan logistik untuk penyintas gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Pemberangkatan yang dilakukan pada Rabu (16/9/2026) tersebut menjadi pengiriman bantuan yang ketiga kalinya dilakukan Lazismu Jatim ke wilayah terdampak.

Berbeda dengan dua pengiriman sebelumnya yang menggunakan KRI TNI AL Kodaeral V Surabaya dan kontainer Meratus-FOZ Jatim, bantuan kali ini dikirim menggunakan armada truk charter alias sewaan.

Sebanyak empat truk diberangkatkan menuju Posko Koordinasi (Poskor) MDMC Muhammadiyah Jawa Timur yang berada di Kabupaten Manggarai Timur dan Ngada. Armada tersebut terdiri atas tiga truk Fuso dan satu truk Colt Diesel.

Pelepasan tiga truk Fuso dilakukan di pabrik PT Hesheng Plastic Industrial di Kawasan Jasem, Ngoro, Mojokerto. Sementara satu truk Colt Diesel diberangkatkan dari Gedung Kemanusiaan Lazismu Jatim di Kecamatan Buduran, Sidoarjo.

Hunian Darurat dan Kebutuhan Pangan

Ketua Lazismu Wilayah Jatim Prof Dr Sigit Hermawan mengatakan, pengiriman bantuan tersebut dilakukan untuk merespons kebutuhan penyintas, khususnya terkait hunian darurat dan kebutuhan pangan di lokasi terdampak gempa.

Alhamdulillah, pada hari ini kami mengirimkan banyak bantuan lagi ke Flores NTT dalam rangka merespon kebutuhan warga terdampak bencana akan hunian darurat dan kebutuhan pangan di lokasi terdampak gempa bumi,” terangnya dalam siaran pers yang diterima Maklumat.id, Jumat (18/9/2026).

Baca Juga  Bantu Penyintas Banjir, Muhammadiyah Jatim Kirim Truk Logistik dan Kendaraan Operasional Bencana ke Aceh dan Sumut

Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada PT Hesheng Plastic Industrial serta seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam membantu para warga terdampak gempa bumi di NTT.

“Ini juga merupakan jalinan yang baik dengan korporat terutama CSR PT Hesheng Plastic Industrial yang telah memberikan banyak sumbangan terpal, air minum dan mie instan. Juga kepada berbagai pihak yang berpartisipasi kami ucapkan Terima kasih,” ucap Sigit.

Sementara itu, Virlya yang mewakili PT Hesheng Plastic Industrial mengatakan, bantuan perusahaan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban warga yang terdampak gempa bumi di NTT.

“PT Hesheng Plastic Industrial bekerjasama dengan Lazismu Jawa Timur mengirimkan bantuan berupa terpal plastic sebanyak 2000 lembar, air mineral 1100 dos dan mie instan 523 dos,” ungkapnya.

“Kami berharap bantuan dari perusahaan kami bisa meringankan beban saudara kita atau warga yang terdampak gempa bumi di NTT,” sambung Virlya.

Tempuh Perjalanan 1.350 Kilometer

Penata Laksana bantuan logistik Lazismu Jatim untuk NTT, Aditio Yudono, menjelaskan bahwa keempat armada tersebut akan menempuh perjalanan darat dan penyeberangan laut antarpulau sepanjang sekitar 1.350 kilometer, dengan estimasi sekitar lima hari perjalanan.

Bismillah, Lazismu Jatim memberangkatkan empat armada truk ke Poskor Muhammadiyah Jawa Timur di Riung Manggarai Timur, NTT. Perjalanan ini akan menempuh jalur darat dan penyeberangan laut antar pulau sepanjang 1350 km yang ditempuh kurang lebih lima hari, jika kondisinya lancar,” jelasnya.

Baca Juga  Lazismu dan LHKP Jatim Teken MoU, Ciptakan Lingkungan Masjid yang Aman dan Nyaman

“Tiga truk akan menempuh jalur darat, sementara 1 truk menggunakan kapal laut ke Lombok, yang dilanjut dengan jalur darat hingga Flores,” imbuh Aditio.

Berbagai Bantuan dari Banyak Pihak

Selain bantuan dari PT Hesheng Plastic Industrial, pengiriman tersebut juga membawa sejumlah bantuan dari berbagai pihak. Di antaranya tandon toren dan air minum dalam kemasan dari PT Jasa Tirta I Malang, family kit dan RendangMu dari Lazismu Pusat, serta sembako, pampers, dan obat-obatan dari Lazismu berbagai daerah di Jawa Timur dan Sumatera Barat.

Bantuan lainnya berupa ribuan boneka beruang juga turut dikirimkan. Bantuan tersebut berasal dari mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Surabaya (Umsura). Total bantuan diestimasikan mencapai sekitar Rp1 miliar.

“Selain terpal, air mineral dan mie instan dari PT Hesheng Plastic, Lazismu Jatim juga mengirimkan bantuan dari PT Jasa Tirta I Malang berupa tondon toren dan air minum dalam kemasan, family kit dan RendangMu dari Lazismu Pusat, sembako, pampers dan obat-obatan dari Lazismu berbagai daerah di Jatim dan Sumatera Barat. Yang special ada bantuan ribuan boneka beruang dari mahasiswa baru Umsura. Jika ditotal pengiriman bantuan ini senilai nominal Rp1 Miliar,” ungkapnya.

Baca Juga  Terus Berikan Layanan Kesehatan, EMT Muhammadiyah Tangani 2.222 Penyintas Gempa NTT

Ditargetkan Tiba 22 September 2026

Aditio mengatakan, armada bantuan tersebut ditargetkan akan tiba di Labuan Bajo pada Selasa (22/9/2026) mendatang. Selanjutnya, truk akan melanjutkan perjalanan menuju Poskor Relawan Muhammadiyah Jawa Timur di Kecamatan Riung, Kabupaten Manggarai Timur.

“Diharapkan armada truk telah mendarat di Labuhan Bajo pada hari selasa depan 22 September 2026. Kemudian truk akan melanjutkan perjalanan menuju ke Poskor Relawan Muhammadiyah Jawa Timur di kota kecamatan Riung, kabupaten Manggarai timur, yang berjarak 300 km dari Labuhan Bajo,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para donatur dan pihak yang berpartisipasi dalam pengiriman bantuan tersebut. Ia menyebut bantuan yang diterima Lazismu Jatim berasal dari muzaki, donatur, dermawan, korporasi, perusahaan, hingga komunitas masyarakat dalam bentuk dana maupun barang.

Ia memastikan bakal menyampaikan amanah untuk menyalurkan bantuan tersebut dengan baik dan tepat sasaran.

Insya Allah amanah ini akan kami tunaikan dan salurkan kepada penerima manfaat secara baik, terkoordinir dan tepat sasaran. Semoga Allah Subhanahu wata’ala meridhoi upaya kita membantu memulihkan saudara kita yang tertimpa bencana alam di NTT,” tandas Aditio.***

*) Media Lazismu Jatim