MAKLUMAT — Rapat Formatur Musyawarah Wilayah (Musywil) XXIV Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Jawa Timur (Jatim) resmi menetapkan Ketua Umum dan Sekretaris Umum Pimpinan Wilayah (PW) IPM Jatim Periode 2026-2028. Penetapan berlangsung di BBPPMPV BOE Kota Malang, pada Ahad (5/7/2026).
Penetapan tersebut merupakan tindak lanjut dari proses pemilihan 13 formatur yang sebelumnya dipilih melalui mekanisme e-voting oleh peserta Musywil XXIV IPM Jatim. Rapat formatur dilaksanakan sesuai mekanisme organisasi untuk menentukan kepemimpinan baru selama satu periode kepengurusan.
Berdasarkan hasil musyawarah, Muhammad Yuda Wahyu Saputra ditetapkan sebagai Ketua Umum PW IPM Jatim Periode 2026-2028. Sementara itu, Najmi Ali Arba’i dipercaya mengemban amanah sebagai Sekretaris Umum PW IPM Jatim Periode 2026-2028.
Ketua Umum dan Sekretaris Umum terpilih akan memimpin jalannya organisasi bersama jajaran Pimpinan Wilayah IPM Jatim serta menyusun struktur kepengurusan yang akan melaksanakan program kerja selama dua tahun ke depan.
Dalam sambutannya, Ketua Umum PW IPM Jatim Periode 2026-2028, Muhammad Yuda Wahyu Saputra, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Ketua Umum PW IPM Jatim Periode 2023-2025, Hengki Pradana, beserta seluruh jajaran kepengurusannya.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Mas Hengki Pradana beserta seluruh jajaran PW IPM Jatim Periode 2023-2025. Kepemimpinan beliau sangat berpengaruh dalam proses saya selama ber-IPM,” ujar Wahyu.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta Musywil, panitia, pimpinan daerah, serta kader IPM se-Jatim yang telah menyukseskan jalannya Musywil XXIV.
“Tidak ada periode yang sempurna. Karena itu, menjadi tugas kita bersama untuk terus melakukan perbaikan, baik dari sisi perkaderan maupun kepemimpinan,” katanya.
Wahyu menegaskan bahwa PW IPM Jatim saat ini telah kembali ke titik lahirnya. “PW IPM Jatim hari ini telah kembali ke titik lahirnya. Maka, pada periode yang akan datang, mari kita maksimalkan apa yang telah dilakukan oleh periode sebelumnya,” tuturnya.
Ia juga menekankan pentingnya tiga nilai utama sebagai fondasi kepemimpinan. Menurutnya, setiap individu harus memiliki tiga poin penting, yaitu spiritual, ilmu, dan falsafah, yang harus dijadikan landasan dalam membangun periode kepemimpinan yang lebih baik.
Menutup sambutannya, Wahyu mengajak seluruh 13 formatur untuk melangkah bersama dan memberikan ikhtiar terbaik demi keberlangsungan IPM Jatim.
“Mari kita melangkah bersama dengan sebaik-baiknya ikhtiar demi keberlangsungan IPM Jatim,” pungkasnya
Daftar 13 Formatur Terpilih
Sebelumnya, berdasarkan hasil rekapitulasi Panitia Pemilihan Wilayah (Panlihwil), jumlah suara yang masuk dalam Pemilihan Formatur PW IPM Jatim Periode 2026-2028 mencapai 742 suara. Dari jumlah tersebut, sebanyak 724 suara dinyatakan sah, sedangkan 18 suara dinyatakan tidak sah.
Hasil rekapitulasi tersebut menetapkan 13 formatur terpilih yang akan melanjutkan proses penyusunan kepengurusan PW IPM Jatim Periode 2026-2028. Adapun perolehan suara para formatur terpilih sebagai berikut:
Dwi Cahyo Nugroho, 648 suara
Dimas Julian Arman, 643 suara
Maheswari Ayu Pratiwi, 643 suara
Hilma Rofi Mahfudzah, 638 suara
Muhammad Damar Ravisya, 633 suara
Fajar Divan Anugrah, 631 suara
Danny Firmansyah, 611 suara
Muhammad Yuda Wahyu Saputra, 608 suara
Rizka Salasi Adhani, 603 suara
Alvin Surya Ramadhan, 598 suara
Bima Fikri Abdillah, 590 suara
Najmi Ali Arba’i, 588 suara
Raa’id Naanjii Fathiin, 531 suara
*) Penulis: Ahmad Hoiron













