18.7 C
Malang
Jumat, Juni 21, 2024
KilasPDIP Ingin Jadi Cawagub Khofifah, Golkar: Beliau Masih Nyaman dengan Emil

PDIP Ingin Jadi Cawagub Khofifah, Golkar: Beliau Masih Nyaman dengan Emil

KETUA DPD Parai Golkar Jawa Timur, M Sarmuji berharap agar PDIP menghormati sosok cawagub yang diputuskan dan dipilih Khofifah Indar Parawansa dalam Pilgub 2024, jika partai berlogo banteng itu benar-benar merapat mendukung kandidat petahana tersebut.

Sarmuji menilai, permintaan agar Khofifah menggandeng kader PDIP sebagai cawagub adalah hal yang sulit untuk bisa diakomodir. Sebab banyak faktor terkait, pun bahwa Ketua Umum PP Muslimat NU itu juga sudah menyatakan niatnya untuk melanjutkan duet Bersama Emil Elestianto Dardak.

“Jadi menurut saya, sulit untuk mengakomodir syarat dari PDIP. Tapi kita menghargai apa yang menjadi keinginan PDIP, tapi menurut saya agak sulit untuk diakomodir,” katanya, Selasa (28/5/2024).

Lebih lanjut, Sarmuji mengaku pernah menanyakan langsung kepada Khofifah soal sosok yang bakal mendampinginya sebagai Cawagub Jatim 2024 nanti. Khofifah, kata dia, menyebut sudah klop dan kompak dengan Emil.

“Ya setidaknya saya sudah pernah bertanya ke Bu Khofifah, sudah kita tanya beliau masih nyaman bersama Mas Emil. Dan kalau kita Golkar memberi dukungan ke Bu Khofifah, konsekuensinya kita juga harus memberi dukungan atas apa yang jadi pertimbangan Bu Khofifah,” ungkap pria yang juga menjabat Wakil Ketua Komisi VI DPR RI tersebut.

Sarmuji lantas menyindir posisi PDIP yang jika benar-benar bergabung ke dalam ‘gerbong’ Khofifah, maka partai besutan Megawati Soekarnoputri itu menjadi anggota paling baru.

Sebagai informasi, partai politik (parpol) yang pertama kali mendeklarasikan serta memberikan rekomendasi kepada Khofifah adalah PAN, disusul kemudian Gerindra, Demokrat, lalu Golkar. Sementara rekomendasi sepaket untuk paslon Khofifah-Emil sudah diberikan oleh Demokrat, Golkar, serta Perindo.

“Kan semuanya sudah jelas ya, kalau mau memberikan dukungan ke Bu Khofifah, konteksnya Jawa Timur, ya memberi dukungan saja. Karena kami Golkar sudah memutuskan dan kami yang sebenarnya punya hak untuk juga menjadi wakil saja sudah memberi dukungan, apalagi yang baru kan,” tandas Sarmuji.

“Ya kita sambut (jika mendukung Khofifah), orang mau memberi dukungan tentu kita senang. Tapi sebaiknya kalau PDIP mendukung Bu Khofifah, PDIP juga harus memberikam penghargaan atas pilihannya Bu Khofifah,” imbuhnya.

Sebelumnya, Ketua DPD PDIP Jawa Timur, Said Abdullah memberi sinyal kuat untuk merapat ke dalam ‘gerbong’ Khofifah sebagai petahana dalam Pilgub Jatim 2024 nanti. Bahkan, dia menyebut saat ini tidak ada alternatif lain.

“Sementara (situasi saat) ini tidak ada alternatif (untuk membuat poros baru),” katanya usai Rakernas V PDIP di Ancol, Jakarta pada Ahad (26/5/2024) lalu.

Meski begitu, pria asal Sumenep, Madura itu ‘memberi kode-kode’ dan berharap agar kader dari partainya bisa menjadi ‘orang kedua’ dalam kerjasamanya dengan Khofifah.

Menurut dia, 21 kursi DPRD Jatim yang dimiliki oleh PDIP untuk mendukung Khofifah maju sebagai Cagub Jatim 2024 menjadi modal utama yang patut diperhitungkan.

“Kita akan terus duduk bersama supaya memandang Jatim karena sudah ada kesamaan. Ayolah ada tempat bagi PDIP untuk orang kedua bersama mbak Khofifah,” seloroh Said.

Reporter: Ubay NA

Editor: Aan Hariyanto

Sponsor

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Sponsor

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Sponsor

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Lihat Juga Tag :

Populer