20.7 C
Malang
Senin, Juni 17, 2024
SosokPerlunya Perhatian Muhammadiyah Kepada Kader yang Terjun ke Politik Praktis

Perlunya Perhatian Muhammadiyah Kepada Kader yang Terjun ke Politik Praktis

Agung Supriyanto, anggota DPRD Jatim dari Partai Amanat Nasional (PAN).

AGUNG Supriyanto, anggota DPRD Jawa Timur, berpandangan bahwa sangat perlu bagi Muhammadiyah untuk memberikan perhatian kepada kader-kader terbaiknya yang terjun ke politik praktis. Mereka perlu difasilitasi dengan baik terkait kaidah, norma, kajian yuridis sebagai rambu, dan sense politik dalam membangun komunikasi politik kepada masyarakat.

Dari segi intelektual kader-kader Muhammadiyah terkenal unggul. Meski begitu, politik adalah by design sehingga politik berhubungan untuk melakukan rekayasa sosial untuk melahirkan kader-kader terbaik Muhammdiyah. ”Tentunya semua itu perlu disiapkan, bukan barang jadi,” ujar politisi PAN tersebut.

”Hal yang perlu diingat dan diketahui adalah semua sendi-sendi kehidupan sosial kita, baik ketika lahir hingga berkehidupan itu tidak terlepas dari keputusan politik. Karena itu, tidak tepat untuk bersikap antipati kepada politik,” kata sekretaris LHKP PWM Jatim tersebut.

Menurut Agung, dia melihat potensi besar dan peran strategis Muhammadiyah untuk mewarnai dan membenahi kultur politik bangsa yang masih kurang sehat dan dewasa. Bahkan, dia menilai apa yang menjadi sikap Muhammdiyah dalam melakukan high politik bukan suatu kendala bagi kader-kader Muhammadiyah yang ingin terjun di ranah politik.

Kondisi perpolitikan bangsa terkhusus konstruksi para partai atau politisi kebanyakan menganggap kekuasan adalah segalanya, dan kekalahan adalah momok sehingga tidak peduli apakah menggunakan cara bermoral atau tidak. Karena itu, sangat diperlukan dukungan dari Muhammadiyah kepada kader-kadernya dalam konstelasi perebutan kekuasan dan mengubah kondisi perpolitikan hari ini.

Dia menukil hasil putusan Muktamar ke-48 Muhammdiyah di Surakarta sesuai dengan seruan Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof. Haedar Nashir bahwa kondisi perpolitikan ke depan ditanggapi dengan peningkatan peran penting Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik (LHKP).

Ya, LHKP mulai dari nasional hingga ke bawah untuk melakukan pemetaan, rekrutmen dan memformulasi sampai pendistribusian kader terbaik Muhammadiyah dalam memperbaiki kondisi politik bangsa. ”LHKP menjadi kunci penting dan strategis,” tutur Agung.

Dia berharap, dengan mulai berjalannya LHKP dalam melakukan verifikasi potensi kader-kader Muhammadiyah dapat menjadi awal yang baik. Bahkan, dilanjutkan dengan pemberian fasilitas dan pembekalan untuk menjadikan kader-kader Muhammdiyah sebagi tokoh politik yang unggul serta dapat mengubah kondisi perpolitikan bangsa ke depannya.

Selain itu, LHKP diharapkan tidak hanya melakukan rekonstruksi alternatif kebijakan, melainkan juga perlu merekrut, melakukan sosialisasi, dan memenangkan calon dari kader terbaik Muhammadiyah. Tidak hanya satu partai tertentu, melainkan dari partai mana pun. (*)

Reporter: Iqbal Darmawan

Editor: Mohammad Ilham

Sponsor

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Sponsor

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Sponsor

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Lihat Juga Tag :

Populer