18.7 C
Malang
Jumat, Juni 21, 2024
KilasSaid Ingin Wujudkan Koalisi Semangka Bersama Khofifah di Pilgub Jatim 

Said Ingin Wujudkan Koalisi Semangka Bersama Khofifah di Pilgub Jatim 

Said Abdullah

KETUA DPD PDIP Jawa Timur, Said Abdullah angkat bicara soal potensi pihaknya merapat dalam ‘gerbong’ koalisi partai politik (parpol) pendukung Khofifah pada Pilgub Jatim 2024 mendatang.

“Kami juga sudah bergerak, berkomunikasi dengan berbagai kekuatan politik di Jatim. Masih ada waktu. Kami berharap positioning PDI Perjuangan. Kalau itu buah semangka (hijau dan merah), mungkin bisa lebih baik,” kelakarnya saat dikonfirmasi di lokasi Rakernas ke-V PDIP di Ancol, Jakarta, Sabtu (25/5/2024).

“Khofifah dari NU, PDI Perjuangan bagian dari nasionalis bersama kawan-kawan partai politik yang lain, yang Insya Allah itu jauh lebih baik,” imbuh Said.

Soal posisi cawagub jika PDIP resmi bergandengan dengan Khofifah, pria asal Madura itu mengaku terbuka dengan berbagai opsi. Dia mengklaim, partai berlogo banteng itu punya posisi tawar untuk menempatkan pasangan Khofifah. Namun, masih harus dibicarakan dengan parpol-parpol lainnya.

“Kita akan terus duduk bersama, supaya memandang Jawa Timur, karena sudah punya kesamaan. Ada tempat bagi PDI Perjuangan untuk orang kedua di Jawa Timur maju bersama Mbak Khofifah. Tidak bisa PDIP sendirian, kami harus bicara dengan Golkar, dengan PAN dan Gerindra,” ungkapnya.

Soal kemungkinan membentuk poros tandingan bersama PKB, NasDem dan PKS (yang sampai saat ini belum mengusung paslon), Said enggan berspekulasi. Dia menyebut tidak ada alternatif lain saat ini.

Dengan bercanda, pria yang juga menjabat Anggota DPR RI itu berkelakar enggan membicarakan soal usung-mengusung. Menurut dia, yang terpenting saat ini adalah membangun komunikasi yang intens antara PDIP dengan pihak Khofifah, tanpa paksaan di satu sisi.

“Sementara ini, tidak ada alternatif kedua. Kita akan bicara terus dengan Mbak Khofifah, masak dengan cara memaksa orang, kan tidak baik. Tapi, bicara usung-mengusung nanti dulu, kayak keranda aja diusung,” kelakarnya.

Lebih lanjut, Said mengklaim PDIP saat ini memiliki 13 kepala daerah dan wakil kepala daerah tingkat kabupaten/kota se-Jawa Timur. Menurut dia, itu menjadi modal berharga dalam mengarungi Pilkada serentak pada 27 November 2024 nanti.

Bahkan, kata Said, pihaknya akan berupaya dan menargetkan peningkatan penguasaan kursi kepala daerah di sejumlah kabupaten/kota yang belum terisi kader-kader atau tokoh-tokoh usungan PDIP.

“Kami targetkan agar bupatinya atau wali kotanya bisa bertambah menjadi 15 kursi dan wakil bupati atau wakil wali kotanya bisa jadi 18 kursi,” pungkas dia.

Reporter: Ubay NA 

Editor: Aan Hariyanto

Sponsor

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Sponsor

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Sponsor

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Lihat Juga Tag :

Populer