Syawalan Muhammadiyah: Karyawan PP Diminta Naik Kelas

Syawalan Muhammadiyah

MAKLUMAT — Pimpinan Pusat Muhammadiyah menggelar agenda Syawalan bagi karyawan di Kantor Yogyakarta, Jumat (27/3), sebagai momentum penguatan kinerja dan nilai Persyarikatan.

Sekretaris PP Muhammadiyah, Muhammad Sayuti, menegaskan bahwa Syawalan bukan sekadar tradisi pasca-Lebaran, melainkan pengingat bagi seluruh karyawan untuk memberikan kinerja terbaik.

Menurutnya, posisi karyawan PP Muhammadiyah sangat strategis karena berada dalam organisasi besar yang menjadi sorotan luas, baik nasional maupun global.

“Kesadaran bahwa posisi kita di kantor PP itu sangat strategis karena organisasi ini sangat besar. Tindak-tanduk kita menjadi sorotan masyarakat di seluruh dunia,” ujarnya.

Sayuti menekankan, setiap sikap dan perilaku karyawan harus mencerminkan nilai-nilai Muhammadiyah agar dapat menjadi teladan di tengah masyarakat.

Ia mengingatkan bahwa profesionalitas dan integritas menjadi kunci dalam menjaga kepercayaan publik terhadap Persyarikatan.

Syawal sebagai “Naik Kelas”

Sementara itu, Kepala Kantor PP Muhammadiyah Yogyakarta, Arif Nur Kholis, memaknai Syawalan sebagai momentum peningkatan kualitas diri. “Sebagai kader Muhammadiyah dan umat muslim, kita maknai Syawal ini sebagai peningkatan, awal kenaikan kelas kita sebagai seorang muslim,” tuturnya.

Arif menegaskan komitmen Kantor PP Muhammadiyah untuk terus menjalankan amanat organisasi dan meningkatkan kualitas pelayanan kelembagaan. “PP Muhammadiyah terus mengupayakan berbagai hal, menuntaskan amanat, serta memastikan dampak terbaik bagi masyarakat,” katanya.

Baca Juga  Guru Bukan Hanya Transfer Ilmu, Tapi Membentuk Akhlak, Kepribadian, dan Menjadi Teladan

Melalui momentum ini, seluruh karyawan diharapkan memperkuat kebersamaan, meningkatkan integritas, serta berkontribusi aktif dalam memajukan Persyarikatan dan memberikan manfaat nyata bagi umat dan bangsa. ****