Update Pesawat ATR 42-500: Jenazah Kedua Ditemukan, Data Digital Co-Pilot Farhan Tunjukkan Pergerakan

Tim SAR mencari korban pesawat ATR 42-500

MAKLUMAT – Pencarian korban pesawat ATR 42-500 di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan menunjukkan perkembangan cukup berarti. Tim SAR menemukan satu jasad korban berjenis kelamin perempuan ditemukan di kedalaman 500 meter dari lokasi penemuan pesawat.

Dengan demikian, hingga Selasa (20/1/2026), tim SAR sudah menemukan dua korban jatuhnya pesawat milik PT Indonesia Air Transport tersebut. Jenazah yang ditemukan sebelumnya berjenis kelamin laki-laki.

Pada bagian lain, keluarga Farhan Gunawan, Co Pilot ATR 42-500, juga melaporkan penemuan jejak dari ponsel milik Farhan. Data aktivitas pada perangkat tersebut mengindikasikan adanya pergerakan yang diduga berasal dari sang co-pilot.

Ponsel jenis iPhone tersebut ditemukan oleh Tim SAR gabungan di antara serpihan pesawat pada Ahad  (18/1/2026) dan telah diamankan oleh pihak keluarga.

Indikasi Pergerakan Melalui Data Digital

Kejutan muncul saat keluarga memeriksa perangkat yang terhubung dengan jam tangan pintar (smartwatch) milik Farhan. Pada layar ponsel dikutip dari akun Instagram Mountnesia, terekam aktivitas langkah kaki yang terus meningkat secara signifikan pada hari pencarian tersebut.

Baca Juga  Florencia Lolita Wibisono, Pramugari yang Meninggal Dunia di Langit Bulusaraung: Cinta, Dedikasi, dan Penerbangan Terakhir

Berdasarkan rekaman data digital:

  • Pukul 18.00 WITA: Tercatat sebanyak 9.000 langkah.

  • Pukul 22.00 WITA: Jumlah langkah meningkat menjadi 13.647 langkah.

Pihak keluarga meyakini bahwa peningkatan angka tersebut merupakan indikasi kuat bahwa Farhan masih dalam kondisi selamat dan sedang bergerak. Hal ini diperkuat dengan sistem smartwatch yang secara otomatis melakukan reset atau kembali ke angka nol setiap berganti hari.

“Jika sudah berganti hari, langkah akan kembali ke nol. Jadi jika di hari yang sama jumlah langkah terus bertambah, itu berarti ada pergerakan,” ujar salah satu anggota keluarga.

Proses Evakuasi dan Penemuan Korban Lain

Kerabat Farhan, Putri Keandedes Hasibuan, mengonfirmasi bahwa tim SAR menemukan dua unit iPhone di lokasi jatuhnya pesawat. Setelah diverifikasi, salah satunya dipastikan milik Farhan. Dari Makassa, Tim SAR  melaporkan perkembangan terbaru operasi evakuasi. Pada Senin (19/1/2026), tim kembali menemukan satu jenazah korban berjenis kelamin perempuan.

Hingga saat ini, Tim SAR gabungan masih terus melakukan penyisiran di medan berat Gunung Bulusaraung. Doa dan dukungan mengalir deras dari masyarakat di media sosial, berharap dedikasi para petugas di lapangan membuahkan hasil terbaik bagi seluruh korban dan keluarga yang menanti.***

Baca Juga  SAR Temukan Satu Korban Pesawat ATR 42-500 IAT di Gunung Bulusaraung