Board of Peace Harus Diikhtiarkan untuk Ketertiban dan Perdamaian Dunia

Penandatanganan keanggotaan Board of Peace. (Ilustrasi diolah menggunakan SORA)

MAKLUMAT — Ada Dewan Keamanan seperti Dewan Keamanan PBB atau United Nations Security Council yang memiliki tanggung jawab menjaga perdamaian dan keamanan internasional sesuai Piagam PBB, 24 Oktober 1945. Ada juga World Peace Council (WPC) organisasi internasional lama yang didirikan tahun 1949 yang berfokus pada kampanye perdamaian dan anti-imperialisme.

Terdapat juga Peace and Security Council, merujuk pada Dewan Perdamaian dan Keamanan Uni Afrika, Juli 2002 di Durban, Afrika Selatan. Institusi ini bertujuan melakukan pencegahan, manajemen, dan penyelesaian konflik, serta mempromosikan perdamaian, keamanan, dan stabilitas di Afrika.

Penulis: Tamam Choiruddin.
Penulis: Tamam Choiruddin.

Belakangan, Januari 2026 lahir Dewan Perdamaian atau Board of Peace, institusi perdamaian yang diprakarsai Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, yang disebut-sebut dalam rangka mewujudkan perdamaian di Gaza.

Pro dan kontra atas sikap politik yang dipilih Indonesia mulai nampak. Demikian pun pesan dan pandangan kritis perlunya Indonesia menjaga sikap waspada dari sejumlah akademisi, pakar, serta aktivis perdamaian.

Terlepas dari itu, karena Indonesia telah memilih menjadi bagian dari Board of Peace, maka sebagai warga bangsa sangat berharap Indonesia dapat menjalankan peran pentingnya dalam mewujudkan ketertiban dan perdamaian dunia, sebagaimana diamanatkan konstitusi.

“…dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial.”

Menjalankan peran Board of Peace, harus diyakini bahwa penjajahan tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan, sehingga harus dihapuskan agar tercipta kedamaian. Sebagaimana diamanatkan konstitusi.

“Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu, maka penjajahan diatas dunia harus dihapuskan, karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan.”

 

Baca Juga  Mirip Skenario Hiroshima dan Nagasaki, Amerika Serikat Jatuhkan Bom ke Fasilitas Nuklir Iran