Perkuat Dakwah Persyarikatan, Smamda Sidoarjo Canangkan Pendirian Ranting Muhammadiyah Baru

Kepala Smamda Sidoarjo, M Zainul Arifin SKom MM, saat menyampaikan sambutan dalam Gebyar Milad ke-50 Smamda Sidoarjo, Sabtu (31/1/2026). (Foto: Ubay NA/ IST)

MAKLUMAT — Kepala SMA Muhammadiyah 2 (Smamda) Sidoarjo, M Zainul Arifin SKom MM, mengutarakan niatnya untuk mendirikan ranting Muhammadiyah baru yang berbasis di sekolah yang ia pimpin tersebut.

Hal itu ia kemukakan di hadapan Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof Dr Haedar Nashir MSi dan Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur Prof Dr dr Sukadiono MM, dalam momentum Gebyar Milad ke-50 Smamda Sidoarjo yang digelar di Auditorium KH AR Fachruddin, Sabtu (31/1/2026).

Zainul mengungkapkan, sebagian dari guru-guru dan karyawan Smamda Sidoarjo bukan berasal dari kalangan warga Muhammadiyah. Mereka, kata dia, mengenal dan memahami Persyarikatan Muhammadiyah dari pembinaan yang dilakukan Smamda Sidoarjo.

“Guru dan karyawan Smamda itu sebagian kecil bukan dari (warga) Muhammadiyah, kami “memuhammadiyahkan” para guru dan karyawan Smamda itu di Smamda, bagaimana memahami Persyarikatan,” ujarnya.

“Kita tidak menyalahkan, karena di beberapa (domisili atau tempat tinggal) guru (dan karyawan) belum ada ranting Muhammadiyah di daerahnya,” lanjut Zainul.

Atas dasar itulah, pria yang juga menjabat Bendahara Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Buduran itu mengaku berkeinginan untuk mendirikan Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) di Smamda Sidoarjo.

Baca Juga  Muhammadiyah Cetak Rekor 112 Ribu Porsi Makan Siang, Kota Blitar Siapkan 1.500 Porsi

“Kami mohon izin, jika kami diizinkan, Smamda untuk benar-benar memuhammadiyahkan guru dan karyawan Smamda akan didirikan, kalau diizinkan nanti, akan didirikan ranting Smamda,” ucap Zainul, meminta restu dari Haedar Nashir.

Merespons hal tersebut, Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof Dr Haedar Nashir MSi, menekankan bahwa yang terpenting adalah adanya ikatan yang kokoh antara seluruh warga Smamda Sidoarjo, termasuk para alumninya.

“Kalau soal ranting itu soal kedua Pak Kepala (Smamda Sidoarjo). Ada atau tidak ada ranting di mana seluruh alumni itu punya ikatan yang kokoh, dan di sana di setiap tempat bapak/ibu itu ada Persyarikatan Muhammadiyah dan Aisyiyah, saya yakin Smamda tetap akan menjadi tempat berkumpul, menjadi titik berkumpul,” ujarnya.

“Tapi titik berkumpul yang bermakna, titik berkumpul yang punya etos, titik berkumpul yang punya cita-cita. Khoirunnas anfauhum linnas,” tandas Haedar.

Sekadar diketahui, dalam kegiatan Gebyar Milad tersebut, juga diluncurkan buku berjudul “Summer Camp in Taiwan” yang merupakan karya murid-murid International Class Program Smamda Sidoarjo pasca mengikuti kegiatan student exchange di Taiwan beberapa waktu lalu.

Sekadar diketahui, dalam kegiatan Gebyar Milad ke-50 Smamda Sidoarjo tersebut juga hadir Sekretaris PWM Jawa Timur Prof Dr Biyanto MAg, Ketua Majelis Dikdasmen PNF PWM Jawa Timur Prof Dr Khozin MSi, serta Ketua Komite Smamda Sidoarjo dr Tjatur Prijambodo MKes.

Baca Juga  Muhammadiyah Siapkan Model Ekonomi Umat Berbasis Masjid, Target Satu Provinsi Satu Percontohan

Tak cuma itu, tampak hadir pula Ketua Asprov PSSI Jawa Timur yang juga Ketua Alumni Smamda Sidoarjo, Ahmad Riyadh UB PhD, Sekretaris PDM Sidoarjo Burhanuddin MPd, Ketua PDA Sidoarjo Apt Muflikah SSi, perwakilan Ortom Muhammadiyah tingkat daerah, hingga ribuan alumni dari berbagai angkatan.

Sebelumnya, berbagai kegiatan telah dilaksanakan sebagai rangkaian agenda Milad ke-50 Smamda Sidoarjo, mulai dari Tabligh Akbar bersama Ustaz Wijayanto pada 16 Januari lalu, serta Smamda Festival yang diikuti berbagai SMP/MTs se-Kabupaten Sidoarjo pada 16-21 Januari.