SPPG Pegirian Surabaya Resmi Beroperasi, 3.000 Warga Siap Terima Makan Bergizi Gratis

sppg

MAKLUMAT  – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pegirian resmi beroperasi setelah menggelar tasyakuran di Jalan Wonokusumo Kidul No. 10, Kecamatan Semampir, Minggu (22/2/2026). Dapur gizi ini langsung menargetkan 3.000 penerima manfaat program makan bergizi gratis (MBG).

SPPG Pegirian berada di bawah naungan Yayasan Putra Yudha Mandiri dan menjadi dapur pertama di kawasan Wonokusumo. Pengelola membangun fasilitas ini di atas lahan seluas kurang lebih 500 meter persegi untuk menunjang distribusi makanan bergizi bagi warga.

Panitia juga menyalurkan santunan kepada puluhan anak yatim dalam rangkaian tasyakuran. Kegiatan tersebut memperkuat komitmen sosial yayasan sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat sekitar.

Perwakilan Yayasan Putra Yudha Mandiri, MT Junaedy mengakui kehadiran SPPG sempat memunculkan pro dan kontra di tengah warga. Namun ia memastikan dapur tersebut hadir untuk memberi manfaat nyata.

“Kami berterima kasih kepada mitra dapur dan seluruh pihak yang sudah mendukung. Kami ingin dapur ini benar-benar membantu masyarakat sekitar,” tegas Junaedy.

Ia menegaskan, program makan bergizi gratis sejalan dengan kebijakan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam memperkuat ketahanan gizi nasional.

Sementara itu, Ketua Yayasan Putra Yudha Mandiri, Hj. Indah atau yang akrab disapa Ummik Indah menyatakan dapur Pegirian menjadi langkah awal pemerataan SPPG di Kota Surabaya.

Baca Juga  Said Abdullah Soroti Polemik Makan Bergizi Gratis, DPR Usul Blacklist Dapur MBG Nakal

“Kami sudah menyiapkan hampir delapan dapur tambahan dan tinggal menunggu proses administrasi dari pusat. Kalau diberi 10, kami siap bangun 10. Kami ingin Surabaya benar-benar merata,” ujarnya.

Dengan beroperasinya SPPG Pegirian, distribusi makanan bergizi gratis di kawasan Semampir dan sekitarnya diharapkan berjalan lebih sistematis, tepat sasaran, dan berkelanjutan.