Gus Yahya Dorong Prabowo Mediasi Konflik Iran–AS,  Jimly Asshiddiqie: Indonesia Tak Perlu Keluar dari BoP

gus yahya

MAKLUMAT — Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf mendorong pemerintah Indonesia memanfaatkan keanggotaan dalam Board of Peace (BoP) sebagai jalur diplomasi untuk meredakan konflik antara Iran dan Amerika Serikat.

Gus Yahya menilai forum tersebut dapat menjadi instrumen strategis bagi Indonesia untuk berperan aktif dalam mendorong perdamaian global.

“Ya kita cari caranya memanfaatkan BoP untuk upaya perdamaian itu,” kata Gus Yahya dikutip Jumat, (6/3/2026).

Menurutnya, Indonesia sebaiknya tidak menyia-nyiakan forum yang sudah tersedia. Apa pun instrumen yang ada harus dimanfaatkan demi kepentingan perdamaian dunia. Ia mengibaratkan situasi tersebut seperti seseorang yang hanya memiliki sendok ketika harus menggali tanah.

“Kalau kita butuh menggali lubang, tidak ada sekop, yang ada sendok, ya kita gunakan sendok itu,” ujarnya.

Gus Yahya menegaskan upaya menjaga perdamaian harus menjadi prioritas. Karena itu, setiap peluang diplomasi perlu digunakan secara maksimal.

Sementara itu,  Ketua Dewan Penasihat Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Jimly Asshiddiqie juga menilai Indonesia tidak perlu keluar dari keanggotaan BoP, meski situasi geopolitik global memanas akibat konflik Iran dengan Amerika Serikat.

Menurut Jimly, Indonesia justru perlu memanfaatkan posisi tersebut untuk memainkan peran diplomasi yang lebih besar. Indonesia memiliki posisi strategis sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia.

Baca Juga  Purba Yudhi Sadewa Jadi Menkeu, PKB Ingatkan Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

“Indonesia sebagai negeri Muslim terbesar, sudah saatnya berperan menjembatani konflik di dunia Islam,” cetus Jimly.

Ia juga mengingatkan agar konflik geopolitik tidak dimanfaatkan untuk memecah belah dunia Islam, baik antara bangsa Arab dan non-Arab maupun antara kelompok Sunni dan Syiah.

Karena itu, Jimly berharap Indonesia dapat mengambil peran sebagai mediator yang mempertemukan berbagai kepentingan di dunia Islam demi terciptanya stabilitas dan perdamaian global.