MAKLUMAT — PD Pemuda Muhammadiyah Jombang menggelar kegiatan bertajuk Safari Ilmu di Masjid Muhammadiyah Baiturrahman, Sumobito, Jombang pada Sabtu (28/3/2026). Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum penyerahan syahadah bagi peserta Baitul Arqam Dasar (BAD).
Ketua PD Pemuda Muhammadiyah Jombang, Dedik Harianto menjelaskan bahwa penyerahan syahadah sengaja dilakukan pada tahun ini meski BAD PD Pemuda Muhammadiyah Jombang telah dilaksanakan pada Juni 2025 silam.
Ia memaparkan bahwa para instruktur ingin melihat keistikamahan para peserta BAD atau para calon kader Pemuda Muhammadiyah Jombang.
“Dalam beberapa kali pelaksanaan BAD di dua periode terakhir, kami konsisten memberikan syahadah berupa elektronik. Ini juga suatu bentuk usaha kami untuk sebuah gerakan ekologi,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Pendidikan Kaderisasi PD Pemuda Muhammadiyah Jombang, Wahyu Tri Amalia menjelaskan bahwa penilaian instruktur dilakukan melalui beberapa kali pelaksanaan Safari Ilmu.
Program Safari Ilmu sendiri muncul atas usulan alumni BAD yang menginginkan adanya forum keilmuan. Karena di Jombang, khususnya di Pemuda Muhammadiyah, keberadaan forum keilmuan masih minim.
“Pemberian syahadah ini memang terkesan lama bahkan sampai beberapa PC Pemuda Muhammadiyah se-Jombang menanyakan ke kami. Namun ini semua adalah hasil kesepakatan antara instruktur dengan kami,” jelasnya.
Maulana Charis selaku Master of Training BAD juga memberikan tanggapan perihal lamanya pemberian syahadah. Ia menjelaskan bahwa asesmen pasca pelatihan menjadi salah satu pertimbangan sebelum syahadah diberikan.
“Selain sudah kesepakatan dengan Bidang Pendidikan Kaderisasi, kami juga perlu melakukan beberapa asesmen pasca pelatihan kepada para peserta agar layak disebut sebagai kader Pemuda Muhammadiyah,” ujarnya.
Dalam kegiatan Safari Ilmu kali ini, hadir juga Ketua PW Pemuda Muhammadiyah Jawa Timur, M Anang Nafi’uzzaki, yang bertindak sebagai pemateri sekaligus memberikan arahan bagi para kader Pemuda Muhammadiyah.













