PKB Jatim Luncurkan 4 Program Kerja Strategis, Langkah Solutif Sikapi Persoalan Rakyat

PKB Jatim

MAKLUMAT – DPW PKB Jatim meluncurkan 4 program kerja strategis. Ini merupakan langkah nyata PKB untuk hadir di tengah masyarakat sebagai partai yang tidak hanya berbicara soal politik elektoral, tetapi juga menjadi solusi atas berbagai persoalan rakyat.

PKB Jatim telah meluncurkan program ini saat agenda Halal Bihalal bersama jajaran DPC PKB se-Jawa Timur, Ahad (26/4/2026).

Ketua DPW PKB Jatim, Abdul Halim Iskandar, menerangkan program pertama yang diluncurkan adalah menetapkan Hari Jumat sebagai Hari Fraksi PKB se-Jatim.

Melalui program ini, setiap anggota Fraksi PKB diwajibkan berkantor di kantor DPW maupun DPC setiap hari Jumat agar masyarakat mengetahui tempat untuk menyampaikan aspirasi, keluhan, maupun persoalan yang dihadapi.

Abdul Halim menyebut program tersebut sebagai bentuk nyata keterbukaan partai terhadap masyarakat.

“Bagi masyarakat, Hari Fraksi PKB merupakan pasar aspirasi PKB. Semua boleh datang, semua dapat berbicara dan menyampaikan aspirasi, hingga berkeluh kesah pada PKB,” ujar Gus Halim, sapaan akrabnya.

Program kedua adalah penataan struktur DPAC PKB se-Jatim. Menurutnya, pelayanan maksimal kepada masyarakat harus dibarengi dengan penguatan internal partai melalui kaderisasi dan pembenahan struktur hingga tingkat paling bawah.

Baca Juga  Ketua Fraksi PKB Usulkan Kepala Daerah Dipilih DPRD: Lebih Hemat, Enggak Capek!

Ia menegaskan, kemenangan politik hanya bisa diraih jika mesin partai solid, terorganisir, dan bergerak dalam satu barisan perjuangan.

“Untuk meluaskan manfaat, memasifkan layanan politik, PKB harus menang mutlak dalam setiap momentum elektoral. Jalannya adalah kaderisasi, disertai penataan struktur secara faktual dan aktual, sesuai kebutuhan partai dalam menjawab tantangan dan mengoptimalkan potensi partai,” katanya.

Program ketiga adalah pemetaan dan penguatan zona pemenangan. Gus Halim menegaskan bahwa PKB tidak akan menyia-nyiakan waktu menuju Pemilu 2029. Seluruh perangkat partai harus mulai bergerak dari sekarang.

Menurutnya, kemenangan tidak datang secara tiba-tiba, tetapi harus diperjuangkan melalui kerja terukur dan konsolidasi berkelanjutan.

“Strategi bukan sekadar disusun, tapi segera dijalankan sembari diperbaiki kelemahannya. Kader bukan sekadar direkrut dan dilatih, tapi mulai ditugaskan,” tegasnya.

Sementara program keempat adalah Pencalegan Dini Angkatan Pertama, sebagai langkah menyiapkan kader terbaik sejak awal agar lebih matang dalam membangun kepercayaan publik.

Gus Halim menekankan bahwa seluruh kader PKB harus memiliki semangat juang yang sama, turun ke masyarakat, mendengar kebutuhan rakyat, dan memenangkan hati publik.

“Mulai dari saat ini semua kader PKB harus siap bekerja, menanamkan kepercayaan, merebut hati masyarakat, memenangkan pilihan publik, hingga siap menentukan arah Indonesia,” kata dia.

Baca Juga  HSN 2026, Azzam PKB Jatim: Jihad Santri Hari Ini Melawan Karhutla

Peluncuran empat program strategis ini menjadi penanda bahwa PKB Jatim ingin bergerak lebih agresif, lebih terstruktur, dan lebih progresif.

Menurut Gus Halim, situasi nasional maupun nasional saat ini sedang menghadapi banyak tantangan, mulai dari persoalan ekonomi, pendidikan, kesehatan hingga kesejahteraan masyarakat. Karena itu, PKB tidak boleh lengah apalagi berpuas diri.

“Tidak sejenakpun tersedia waktu bagi PKB untuk jeda, apalagi diam dan berhenti. PKB harus bekerja konkret dan nyata, menjadi solusi bagi peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan masyarakat, serta pemberdayaan dan pembentukan ekosistem ekonomi,” pungkasnya.