MAKLUMAT — Sebanyak 10 korban tewas KA Argo Bromo Anggrek menyeruduk KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, berhasil diidentifikasi oleh tim Disaster Victim Identification (DVI), Jenazah korban tewas juga mulai diserahkan kepada keluarga pada Selasa (28/4/2026), sementara lima korban lainnya masih berada di sejumlah rumah sakit berbeda untuk penanganan lanjutan.
Kepala Rumah Sakit Polri Kramat Jati Brigjen Pol. Prima Heru Yulihartono mengatakan, pihaknya menerima 10 kantong jenazah sejak dini hari dan langsung menggelar proses identifikasi terpadu bersama tim Disaster Victim Identification (DVI).
“Pada pukul 14.00 WIB telah dilaksanakan sidang rekonsiliasi untuk menentukan identitas korban, dan diputuskan 10 jenazah telah berhasil teridentifikasi,” ujar Prima dalam keterangan laman Humas Polri, Selasa (28/4/2026).
Seluruh proses identifikasi dilakukan melalui pencocokan data ante mortem dan post mortem, dengan metode primer berupa sidik jari serta data sekunder berupa tanda medis dan properti milik korban.
Tim identifikasi melibatkan Biro Kedokteran Polisi, Pusdokkes Polri, Biddokkes Polda Metro Jaya, Bareskrim Polri, Fakultas Kedokteran Gigi UI, dan unsur pendukung lainnya.
Identifikasi Korban Rampung
Karodokpol Pusdokkes Polri Nyoman Eddy Purnama Wirawan menjelaskan, keberhasilan identifikasi ditopang kecocokan data primer dan sekunder yang mempercepat proses rekonsiliasi.
“Teridentifikasi melalui data primer yaitu sidik jari dan data sekunder yaitu tanda medis dan properti atau benda kepemilikan,” kata Nyoman dikutip dari Antaranews.
Berikut 10 korban yang telah teridentifikasi:
- Tutik Anitasari (31), Cikarang Barat, Bekasi
- Harum Anjasari (27), Cipayung, Jakarta Timur
- Nur Alimantun Citra Lestari (19), Pasar Jambi
- Farida Utami (50), Cibitung, Bekasi
- Vica Acnia Pratiwi (23), Cikarang Barat
- Ida Nuraida (48), Cibitung, Bekasi
- Gita Septia Wardany (20), Cibitung, Bekasi
- Fatmawati Rahmayani (29), Bekasi Selatan, Kota Bekasi
- Arinjani Novita Sari (25), Tambun Selatan, Bekasi
- Nur Ainia Eka Rahmadhyna (32), Tambun Selatan, Bekasi
Total Korban Tewas 15 Orang
Pada laporan sebelumnya, korban tewas akibat KA Argo Bromo Anggrek sebanyak 14 orang dengan jenis kelamin perempuan. Dalam perkembangannya, Polda Metro Jaya mencatat jumlah korban meninggal dunia dalam kecelakaan kereta Bekasi Timur mencapai 15 orang.
Dari jumlah tersebut, 10 jenazah telah ditangani dan diidentifikasi di RS Polri Kramat Jati. Sementara lima jenazah lainnya tersebar di sejumlah rumah sakit, masing-masing tiga di RSUD Bekasi, satu di RS Bella, dan satu di RS Mitra.
Pihak kepolisian masih membuka posko ante mortem bagi keluarga yang merasa kehilangan anggota keluarganya untuk mempercepat proses identifikasi dan pemulangan jenazah.***













