5 Fakta Kanda Buah Lil dan My Little Bolu Ketan, Nomor Terakhir Bikin Konten Kreator Tersenyum

Kanda Buah Lil

MAKLUMAT — Jagat media sosial sedang diramaikan oleh lagu parodi berjudul “Kanda Buah Lil, My Little Bolu Ketan” yang viral di TikTok, Instagram Reels, hingga YouTube Shorts. Potongan lirik seperti “Buah apa yang paling manis? Buah Lil” dan “Tambah ganteng aja my little bolu ketan” menjadi tren yang digunakan ribuan kreator konten.

Fenomena ini bahkan melahirkan berbagai meme dan video reaksi yang membuat nama Bahlil Lahadalia kembali menjadi perbincangan warganet.

Lalu, apa sebenarnya yang membuat lagu ini begitu viral? Berikut lima fakta menarik tentang fenomena Kanda Buah Lil dan My Little Bolu Ketan.

1. Berawal dari Komentar Kocak Warganet

Banyak yang mengira lagu tersebut diciptakan oleh musisi profesional. Faktanya, lirik lagu ini berasal dari kumpulan komentar lucu netizen di berbagai unggahan video yang menampilkan Bahlil Lahadalia.

Kalimat seperti “Anjir, berani-beraninya kanda gua dibuat bercandaan” hingga tebak-tebakan “Buah apa yang paling manis? Buah Lil” lahir dari kreativitas pengguna media sosial yang kemudian menjadi bahan parodi.

2. Dibuat dengan Teknologi Artificial Intelligence (AI)

Salah satu faktor yang membuat lagu ini unik adalah proses pembuatannya yang memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).

Baca Juga  Sorakan hingga Pantun Sambut Kedatangan Bahlil di Pembukaan Tanwir XXXIII IMM

Komentar-komentar netizen yang tersebar di media sosial dirangkai menjadi lirik, lalu diubah menjadi lagu dengan bantuan teknologi AI generatif. Hasilnya adalah musik ringan, jenaka, dan mudah diingat sehingga cepat menyebar di TikTok dan Instagram.

3. Julukan “Buah Lil” dan “My Little Bolu Ketan” Bikin Penasaran

Istilah “Buah Lil” merupakan plesetan dari nama belakang Bahlil Lahadalia yang kemudian berkembang menjadi bahan candaan warganet.

Sementara itu, julukan “My Little Bolu Ketan” muncul sebagai ungkapan humor yang terus diulang dalam berbagai komentar dan video parodi. Karena terdengar unik dan menggemaskan, frasa tersebut akhirnya menjadi identitas utama dari lagu viral tersebut.

4. Sound Viral yang Membanjiri TikTok dan Instagram

Popularitas lagu ini melesat karena banyak digunakan sebagai latar video komedi, meme, konten POV, hingga video reaksi.

Dalam waktu singkat, sound “Kanda My Little Bolu Ketan” muncul di berbagai platform media sosial dan masuk ke halaman For You Page (FYP) TikTok. Tidak sedikit kreator yang memanfaatkan tren ini untuk meningkatkan interaksi dan jangkauan kontennya.

5. Respons Santai Bahlil dan Golkar Jadi Nilai Tambah

Fakta terakhir yang membuat banyak konten kreator tersenyum adalah respons santai dari pihak yang menjadi objek parodi.

Baca Juga  Bintang Sobat SMP, 76 Siswa Siap Jadi Influencers Positif di Sekolah dan Ruang Digital

Alih-alih merasa tersinggung, Bahlil Lahadalia disebut menanggapi fenomena tersebut dengan tertawa dan menganggapnya sebagai bentuk kreativitas masyarakat. Sikap serupa juga ditunjukkan sejumlah petinggi Partai Golkar yang melihat tren “My Little Bolu Ketan” sebagai bagian dari budaya digital yang berkembang di kalangan anak muda.

Respons positif tersebut membuat para kreator konten merasa lebih leluasa menggunakan sound viral tersebut tanpa khawatir menimbulkan polemik.

Fenomena Kanda Buah Lil dan My Little Bolu Ketan menjadi contoh bagaimana kreativitas netizen, teknologi AI, dan budaya media sosial dapat melahirkan tren baru yang menyebar sangat cepat. Dari sekadar komentar lucu, kini lagu tersebut telah berubah menjadi salah satu sound viral paling ramai diperbincangkan di Indonesia sepanjang Mei 2026.***