MAKLUMAT – Seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Jember berinisial EW meninggal dunia di Malaysia karena sakit. Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Jember mengawal proses pemulangan jenazah pada Senin (3/8/2026).
Disnaker Jember melakukan pendampingan untuk memastikan seluruh proses pemulangan jenazah PMI asal Desa Pace, Kecamatan Silo, itu berjalan sesuai prosedur. Mulai koordinasi administrasi hingga penyerahan jenazah kepada keluarga.
”Kami memastikan proses pemulangan jenazah almarhum berjalan sesuai prosedur yang berlaku,” kata Staf Bidang Penempatan Tenaga Kerja Disnaker Kabupaten Jember Maspurwadi saat mendampingi proses pemulangan jenazah.
”Pendampingan ini merupakan bagian dari pelayanan kepada pekerja migran dan keluarganya,” imbuh dia.
Pemulangan jenazah PMI dari luar negeri melibatkan koordinasi sejumlah instansi. Mulai perwakilan pemerintah Indonesia di luar negeri, Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KemenP2MI), Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI), hingga pemerintah daerah.
”Koordinasi antarlembaga menjadi faktor penting agar proses pemulangan dapat berjalan lancar dan keluarga memperoleh kepastian mengenai kepulangan jenazah,” terang Maspurwadi.
Disnaker Jember akan terus memberikan pendampingan kepada keluarga PMI yang menghadapi persoalan ketenagakerjaan di luar negeri. Termasuk dalam proses pemulangan pekerja migran yang meninggal dunia.
Berdasarkan informasi yang diterima Disnaker Jember, EW meninggal dunia di Malaysia akibat sakit. Setelah seluruh dokumen dan perizinan diselesaikan melalui mekanisme yang berlaku, jenazah dipulangkan ke Indonesia dan diserahkan kepada pihak keluarga di Desa Pace, Kecamatan Silo, untuk dimakamkan. (*)













