MAKLUMAT — Presiden Prabowo Subianto meminta Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) segera menyusun blueprint Tim Nasional Indonesia menuju Piala Dunia 2030 sebagai peta jalan pembangunan sepak bola nasional yang berkelanjutan.
Pesan tersebut disampaikan Presiden Prabowo Subianto melalui Ketua Umum PSSI Erick Thohir saat Kongres PSSI di Jakarta dikutip, Selasa (4/8/2026).
Prabowo menegaskan Indonesia memiliki potensi besar untuk tampil di ajang sepak bola paling bergengsi di dunia. Karena itu, menurutnya, mimpi tersebut harus dibangun melalui perencanaan yang matang, konsisten, dan mendapat dukungan penuh dari pemerintah.
“Indonesia adalah bangsa yang besar. Bangsa yang besar harus memiliki cita-cita yang besar dan keberanian untuk mewujudkannya. Saya memandang Indonesia layak bisa tampil di Piala Dunia 2030,” kata Prabowo dalam pesan yang dibacakan Erick Thohir
Sebagai bentuk komitmen pemerintah, Prabowo menginstruksikan Menteri Pemuda dan Olahraga yang juga menjabat Ketua Umum PSSI untuk menyiapkan blueprint Timnas Indonesia menuju Piala Dunia 2030.
“Saya telah meminta Menteri Pemuda dan Olahraga sekaligus Ketua Umum PSSI menyusun blueprint Timnas Indonesia menuju Piala Dunia 2030 sebagai arah pembangunan sepak bola Indonesia secara berkelanjutan,” ujarnya.
Menurut Prabowo, blueprint tersebut menjadi fondasi penting agar pembangunan sepak bola nasional tidak berjalan secara sporadis, melainkan memiliki arah yang jelas dan target yang terukur.
Pemerintah, lanjut dia, akan memberikan dukungan penuh melalui pendanaan, pembangunan infrastruktur olahraga, pembinaan pemain usia dini, peningkatan kualitas pelatih dan sumber daya manusia olahraga, hingga berbagai kebijakan strategis yang mendukung kemajuan sepak bola nasional.
Prabowo menegaskan target tersebut tidak hanya berorientasi pada kelolosan Indonesia ke Piala Dunia 2030, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun citra bangsa di mata dunia.
“Bukan hanya untuk lolos ke Piala Dunia 2030, tetapi untuk membangun Indonesia yang semakin kuat, semakin dihormati, dan semakin disegani oleh dunia,” tegasnya.
Target Besar Harus Diikuti Peta Jalan yang Konsisten
Keinginan membawa Indonesia tampil di Piala Dunia 2030 merupakan target ambisius yang membutuhkan kerja jangka panjang. Penyusunan blueprint menjadi langkah strategis karena dapat menyatukan arah kebijakan pemerintah, PSSI, klub, akademi sepak bola, hingga kompetisi usia muda dalam satu sistem pembinaan.
Namun, keberhasilan tidak hanya bergantung pada dokumen perencanaan. Konsistensi pelaksanaan program, kualitas kompetisi nasional, pembinaan talenta sejak usia dini, serta tata kelola organisasi sepak bola akan menjadi faktor penentu. Tanpa implementasi yang berkelanjutan, blueprint berisiko hanya menjadi dokumen administratif.
Dengan dukungan anggaran dan komitmen pemerintah, tantangan berikutnya adalah memastikan setiap program berjalan efektif sehingga target tampil di Piala Dunia 2030 benar-benar memiliki peluang untuk diwujudkan.













