MAKLUMAT – Film Ibadah & Cinta membawa kisah asmara ke wilayah yang lebih dalam: pencarian makna hidup dan perjalanan spiritual. Film drama romantis bernuansa religi yang disutradarai Jastis Arimba itu akan tayang serentak di bioskop Indonesia pada 24 September 2026.
Film produksi Sinemata Buana Kreasindo ini mempertemukan Rico, pemuda yang tumbuh di Melbourne dan sedang kehilangan arah hidup, dengan Santun, perempuan religius yang diperankan Indah Permatasari. Pertemuan keduanya perlahan mengubah cara Rico memandang cinta, kehidupan, dan keyakinan.
Achmad Megantara memerankan Rico, sedangkan Indah Permatasari menjadi Santun, putri Kiai Umar yang dihormati di lingkungan pesantren. Perbedaan latar belakang keduanya menjadi pintu masuk bagi konflik sekaligus perjalanan batin dalam cerita.
Namun, hubungan Rico dan Santun menghadapi persoalan besar. Santun telah dijodohkan keluarganya dengan Ustaz Salman, karakter yang diperankan Stevan Rizky.
Konflik itu membuat Santun harus menentukan sikap antara perasaan, keluarga, dan prinsip yang selama ini ia pegang. Sementara bagi Rico, kedekatannya dengan Santun justru membuka jalan menuju kehidupan spiritual yang sebelumnya belum ia jalani secara serius.
Indah Permatasari Dalami Karakter Santun
Indah Permatasari mengaku peran Santun menuntutnya mempelajari kembali sejumlah pengetahuan keagamaan. Ia mendalami hadis dan surat-surat yang muncul dalam beberapa adegan film.
Bagi Indah, Santun bukan hanya sosok perempuan religius yang menerima keadaan begitu saja. Karakter tersebut memiliki prinsip kuat dan berani mengambil sikap ketika menghadapi persoalan hidup.
“Santun punya prinsip dan sisi pemberontak ketika menghadapi persoalan hidup,” ujar Indah.
Karakter itu membuat konflik film tidak berhenti pada persoalan siapa yang akhirnya mendapatkan cinta Santun. Penonton juga diajak melihat bagaimana seseorang mempertahankan prinsip ketika berhadapan dengan perasaan dan tekanan keluarga.
Cinta Tidak Selalu Berakhir dengan Memiliki
Jastis Arimba tidak hanya menjadikan hubungan Rico dan Santun sebagai pusat cerita. Sutradara juga memasukkan tema kehilangan, keluarga, keikhlasan, dan pencarian makna kehidupan.
Melalui perjalanan Rico, film ini menawarkan sudut pandang bahwa cinta tidak selalu berujung pada kepemilikan. Perasaan kepada seseorang justru dapat menjadi proses untuk mengenal diri sendiri dan mendekatkan diri kepada Tuhan.
Karena itu, pertanyaan utama dalam Ibadah & Cinta bukan sekadar apakah Rico dan Santun akan bersatu. Film ini juga mengajak penonton melihat bagaimana seseorang menerima kenyataan ketika keinginannya tidak berjalan sesuai harapan.
Romansa yang Dibawa ke Ruang Spiritual
Ibadah & Cinta mencoba keluar dari pola drama romantis yang hanya mengandalkan konflik pasangan. Film ini memasukkan perjalanan spiritual sebagai bagian penting dari perkembangan karakter.
Perbedaan dunia Rico dan Santun menjadi kekuatan cerita. Rico datang dari kehidupan Melbourne, sementara Santun tumbuh dalam lingkungan pesantren. Pertemuan keduanya menciptakan benturan nilai sekaligus membuka ruang bagi perubahan karakter.
Tema keikhlasan juga menjadi daya tarik. Film ini seolah ingin menyampaikan bahwa mencintai seseorang tidak selalu berarti harus memilikinya. Dalam konteks religi, cinta dapat menjadi jalan untuk belajar menerima, menghormati pilihan orang lain, dan memperbaiki hubungan dengan Tuhan.
Dengan durasi sekitar 116 menit, film ini membawa penonton dari atmosfer kehidupan Melbourne menuju lingkungan pesantren. Jajaran pemainnya antara lain Indah Permatasari, Achmad Megantara, Mathias Muchus, Elma Theana, Adhin Abdul Hakim, Berlliana Lovell, Jamie Aditya, Irene Librawati, Didi Hasyim, dan Stevan Rizky.
Ibadah & Cinta dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 24 September 2026. Film ini menawarkan pertanyaan sederhana tetapi penting: ketika seseorang mencintai, apakah cinta itu hanya tentang memiliki atau justru menjadi jalan untuk menemukan makna kehidupan dan mendekat kepada Tuhan?













