MAKLUMAT – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pacitan meluncurkan buku Setetes Tinta Peradaban Pacitanian: Jejak, Memori dan Warisan Budaya Pacitan. Sebanyak 31 penulis terpilih mengisi buku berbasis konten budaya lokal tersebut.
Kegiatan tersebut berlangsung di halaman Perpustakaan Daerah Kabupaten Pacitan, Senin (29/6/2026). Peluncuran buku itu menjadi puncak rangkaian program pembinaan literasi budaya yang digagas Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pacitan untuk mendokumentasikan kekayaan tradisi daerah melalui karya tulis.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pacitan, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pacitan, dan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Kabupaten Pacitan hadir dalam kegiatan itu. Narasumber Bimbingan Teknis (Bimtek) Kepenulisan Berbasis Konten Budaya Lokal serta para penulis yang karyanya dinyatakan lolos seleksi juga turut dalam peluncuran buku.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pacitan, Amat Taufan, S.Sos, mengatakan, penerbitan buku tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat budaya literasi. Juga, menjaga warisan budaya lokal agar terdokumentasi secara baik.
”Buku ini merupakan jejak intelektual masyarakat Pacitan. Kami berharap karya para penulis tidak hanya menjadi dokumentasi, tetapi juga menjadi referensi bagi generasi mendatang untuk mengenal identitas budaya daerahnya,” ujar Amat Taufan.
Ia menambahkan, pelestarian budaya tidak hanya dilakukan melalui praktik tradisi, tetapi juga melalui dokumentasi ilmiah yang dapat diwariskan lintas generasi. Menurutnya, karya-karya yang dihimpun dalam buku tersebut menunjukkan bahwa masyarakat memiliki kepedulian tinggi terhadap pelestarian nilai-nilai budaya lokal.
Seleksi 71 Peserta
Program penyusunan buku diawali dengan proses seleksi karya tulis yang diikuti 71 peserta. Dari jumlah tersebut, sebanyak 31 penulis dinyatakan lolos berdasarkan hasil penilaian tim seleksi.
Seluruh karya terpilih kemudian dihimpun dalam satu buku yang mengangkat beragam aspek sejarah, tradisi, memori kolektif, hingga warisan budaya yang berkembang di berbagai wilayah Kabupaten Pacitan.
Salah satu penulis terpilih, Riska Putri Khoirunisa, mengangkat karya berjudul “Tradisi Ngampirne Pelairan sebagai Praktik Budaya dalam Memperkuat Kohesi Sosial Masyarakat Desa Kalikuning.” Dalam tulisannya, Riska mendokumentasikan tradisi Ngampirne Pelairan yang hingga kini masih dipertahankan oleh sebagian masyarakat Desa Kalikuning, Kecamatan Tulakan, Kabupaten Pacitan.
Ia menjelaskan bahwa tradisi tersebut bukan sekadar ritual turun-temurun, melainkan juga menjadi media mempererat hubungan sosial antarwarga.
”Tradisi Ngampirne Pelairan masih dijaga oleh sebagian masyarakat Desa Kalikuning karena mengandung nilai kebersamaan, gotong royong, serta penghormatan terhadap warisan leluhur. Nilai-nilai itulah yang kami harapkan tetap dikenal oleh generasi muda,” kata Riska.
Pelaksanaan tradisi menggunakan sejumlah ubarampe atau perlengkapan adat seperti punar, memetri, toyo sejodo, jenang abang, dan tumpeng putih. Masing-masing memiliki makna simbolis sebagai syarat dalam prosesi tradisi tersebut.
Menurut Riska, pendokumentasian tradisi dalam bentuk tulisan menjadi langkah penting agar pengetahuan mengenai budaya lokal tidak hilang seiring perubahan zaman.
Narasumber Bimtek Kepenulisan Berbasis Konten Budaya Lokal Dr. Agoes Hendriyanto, M.Pd., mengapresiasi semangat para peserta yang berhasil mengubah hasil riset dan pengalaman lapangan menjadi karya tulis yang layak diterbitkan.
”Literasi budaya bukan sekadar menulis sejarah, tetapi juga menjaga ingatan kolektif masyarakat. Buku ini menjadi bukti bahwa masyarakat Pacitan memiliki kekayaan budaya yang patut dirawat melalui tulisan,” ujar Agoes.
Peluncuran buku Setetes Tinta Peradaban Pacitanian: Jejak, Memori dan Warisan Budaya Pacitan diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat budaya literasi, mendorong lahirnya penulis-penulis baru, serta memperkaya referensi mengenai sejarah dan tradisi lokal Kabupaten Pacitan bagi masyarakat maupun kalangan akademisi. (*)
Penulis: Edi Susanto













