MAKLUMAT — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN T) 3 Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) melaksanakan dua program pendidikan di KB Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA), Desa Kupang, Kecamatan Jabon, Kabupaten Sidoarjo, Kamis (31/7/2026). Program tersebut meliputi pelatihan kompetensi digital bagi guru serta penyerahan Alat Permainan Edukatif (APE) untuk mendukung proses pembelajaran siswa.
Kedua program tersebut dirancang untuk mendukung kegiatan belajar mengajar melalui pendekatan yang berbeda. Pelatihan ditujukan untuk meningkatkan kemampuan guru dalam mengelola administrasi dan pembelajaran, sedangkan APE diharapkan dapat membantu siswa memahami konsep dasar secara lebih interaktif.
Mahasiswa KKN T 3 menyerahkan APE yang memadukan media digital dan nondigital. Media digital menggunakan platform Wordwall, sedangkan media nondigital berupa puzzle. Keduanya dirancang untuk membantu siswa mengenal bangun datar dan angka melalui aktivitas bermain. APE tersebut juga ditempatkan di balai baca sekolah sehingga dapat dimanfaatkan siswa di luar jam pelajaran.
Anggota tim program kerja pendidikan, Aprilia Dita Maliana, mengatakan perpaduan media digital dan nondigital dipilih agar anak-anak memiliki variasi dalam proses belajar.
“Kami ingin anak-anak tetap bisa belajar mengenal bangun datar dan angka meski dengan cara yang berbeda-beda, ada yang lewat permainan digital, ada juga yang lewat puzzle yang bisa mereka pegang langsung,” ujar Dita.
Senada, Dicky Ganiyu Dora berharap APE yang diserahkan dapat terus dimanfaatkan oleh sekolah setelah program KKN berakhir.
“Harapannya APE ini gak cuma dipakai pas kami masih di sini, tapi bisa terus jadi koleksi belajar di balai baca yang dimanfaatkan guru dan siswa ke depannya,” ujarnya.
Guru KB ABA Kupang menyambut baik penambahan media pembelajaran tersebut. Salah satunya disampaikan Yani yang menilai APE baru membantu meningkatkan minat belajar siswa.
“Senang sekali ada APE baru seperti ini, jadi lebih mudah mengajarkan bangun datar dan angka ke anak-anak, mereka juga jadi lebih semangat belajarnya,” tuturnya.
Selain menyerahkan APE, mahasiswa KKN T 3 juga menggelar pelatihan bertajuk Optimalisasi Kompetensi Digital Guru TK Melalui Pelatihan Microsoft Office dan Pemanfaatan Kecerdasan Buatan (AI) yang diikuti seluruh guru KB Aisyiyah Bustanul Athfal Kupang.
Materi pelatihan meliputi penggunaan fitur mail merge pada Microsoft Word, pengelolaan absensi dan rekap nilai menggunakan Microsoft Excel, serta pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) seperti ChatGPT untuk mendukung pekerjaan administratif dan penyusunan materi pembelajaran.
Penanggung jawab program kerja pendidikan, Ahmad Baihaqi Hafid, mengatakan materi pelatihan disusun berdasarkan kebutuhan guru yang selama ini masih banyak mengerjakan administrasi secara manual.
“Banyak guru yang selama ini masih mengerjakan hal-hal administratif secara manual satu per satu, misalnya membuat undangan untuk orang tua siswa yang harus ditulis satu per satu setiap nama,” ungkapnya.
Oleh karena itu, lanjut Haqi, guru dapat memanfaatkan fitur mail merge untuk membuat dokumen secara lebih efisien.
“Begitu juga dengan Excel untuk absensi dan rekap nilai, serta ChatGPT sebagai alternatif alat bantu menyiapkan materi ajar,” ujarnya.
Sebagai tindak lanjut, setiap peserta memperoleh modul cetak beserta template Microsoft Word dan Excel agar materi yang dipelajari dapat dipraktikkan kembali secara mandiri.
Kepala KB Aisyiyah Bustanul Athfal Kupang mengaku pelatihan tersebut memberikan pengetahuan baru yang dapat membantu pekerjaan guru.
“Jujur saya baru tahu ada pelatihan semacam ini, dan saya senang sekali ternyata ada fitur di Word dan Excel yang bisa mempermudah pekerjaan guru selama ini. Semoga bisa terus dipakai dan bermanfaat untuk kegiatan belajar mengajar ke depannya,” kata dia.***
*) Penulis: Zaki











