MAKLUMAT — Universitas Muhammadiyah Surabaya (Umsura) menyambut positif ajakan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi untuk memperkuat kolaborasi dalam upaya pengembangan energi terbarukan dan pembangunan kota yang berkelanjutan.
Eri Cahyadi yang hadir dan turut memberikan sambutan dalam Pembukaan Musyawarah Cabang (Musycab) XXXVI Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kota Surabaya di At-Tauhid Tower Umsura, Sabtu (24/1/2026), berharap agar Umsura menjadi mitra strategis dalam pemanfaatan teknologi panel surya di sejumlah fasilitas maupun infrastruktur publik.
Surabaya, menurut Eri, memiliki potensi besar untuk mengembangkan energi terbarukan, khususnya yang berbasis pada tenaga surya. Ia menyebut, hal itu merupakan bagian dari upaya untuk menekan emisi karbon dan meningkatkan kualitas lingkungan hidup.
“Surabaya harus bergerak menuju kota yang lebih ramah lingkungan. Pemanfaatan panel surya adalah langkah nyata yang bisa diterapkan di taman-taman kota, jalan, hingga gedung-gedung pemerintahan,” ujarnya ketika menyampaikan sambutan di hadapan kader-kader IMM Kota Surabaya.
“Kami berharap Umsura dapat menjadi mitra strategis dalam pengembangan dan penerapan teknologi (panel surya) ini,” sambung politisi PDI Perjuangan (PDIP) itu.
Dalam kesempatan itu, Eri menegaskan pentingnya penguatan kolaborasi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi, yang menurutnya merupakan kunci utama untuk menghadirkan solusi dan inovasi yang berbasis pada riset ilmiah maupun kebutuhan real masyarakat.
Dukungan dari akademisi perguruan tinggi, menurut Eri, merupakan hal penting dalam upaya untuk transformasi pembangunan menuju kota hijau (green city). Ia optimis langkah tersebut dapat berjalan lebih cepat dan terukur melalui kolaborasi erat bersama perguruan tinggi.
Merespons hal tersebut, Rektor Umsura, Dr Mundakir SKep Ns MKep FISQua, menandaskan kesiapan dan komitmennya untuk terlibat aktif dalam penguatan kolaborasi untuk pemanfaatan energi terbarukan. Bahkan, ia mengaku bahwa pemanfaatan panel surya selaras dengan visi Umsura.
“Kami di Umsura sangat terbuka dan berkomitmen untuk berkolaborasi dalam pengembangan teknologi yang memberi manfaat luas bagi masyarakat,” katanya.
“Pemanfaatan panel surya sejalan dengan visi kami dalam pengembangan ilmu pengetahuan, riset, dan pengabdian kepada masyarakat,” imbuh Mundakir.
Menurut Mundakir, kolaborasi tersebut bakal berdampak luas, bukan hanya secara teknis bagi pembangunan kota yang ramah lingkungan dan berkelanjutan, tetapi juga bersifat edukatif. Ia menandaskan, Umsura siap untuk berkontribusi melalui riset, pengembangan teknologi, hingga pendampingan implementasi di lapangan nantinya.
“Sebagai bagian dari Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM), kami (Umsura) memiliki tanggung jawab moral dan akademik untuk menghadirkan solusi atas tantangan lingkungan dan pembangunan berkelanjutan,” jelasnya.
Tak cuma itu, Mundakir bahkan juga membuka ruang bagi perluasan kerja sama, sehingga tidak hanya terbatas pada sektor energi terbarukan, tetapi juga mencakup berbagai bidang potensial lainnya. Antara lain dalam pengembangan smart city, riset keberlanjutan, maupun penguatan sumber daya manusia (SDM) yang adaptif terhadap tantangan global.
Melalui kolaborasi tersebut, para mahasiswa mendapatkan ruang pembelajaran langsung dengan keterlibatan dalam proyek-proyek nyata bersama Pemkot Surabaya. Mahasiswa, kata dia, dapat mengasah kompetensi, kepemimpinan, dan kepedulian sosial.
“Mahasiswa tidak hanya belajar di ruang kelas, tetapi juga terlibat langsung dalam proses pembangunan kota. Ini adalah bentuk nyata kontribusi dunia akademik bagi masyarakat,” tandas Mundakir.
Sekadar diketahui, forum Musycab sendiri merupakan permusyawaratan tertinggi bagi IMM di tingkat cabang (kabupaten/kota), yang menjadi wadah untuk melakukan evaluasi organisasi, regenerasi kepemimpinan, hingga menyusun proyeksi gerak organisasi ke depan.
Selain Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dan Rektor Umsura Mundakir, tampak hadir dalam pembukaan tersebut antara lain Wakil Rektor IV Umsura Dr Radius Setiyawan MA hingga anggota Komisi E DPRD Provinsi Jawa Timur Suli Daim.
Selain itu, Bendahara Umum DPP IMM MM Firdaus Suudi, Ketua Umum DPD IMM Jawa Timur drh Devi Kurniawan, perwakilan dari BRIN Surabaya, Polrestabes Kota Surabaya, berbagai perwakilan organisasi kemahasiswaan, hingga sejumlah tokoh Muhammadiyah juga tampak hadir memeriahkan acara.












