FH UMY Buka Program Doktor Hukum, Fokus pada Isu Teknologi dan Keamanan Siber

Program doktor hukum

MAKLUMAT — Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (FH UMY) resmi membuka Program Doktor Hukum (S3) dengan konsentrasi unggulan pada bidang Hukum dan Teknologi (Law and Technology). Program ini dirancang untuk menjawab tantangan dunia hukum yang semakin kompleks di era transformasi digital.

Kehadiran program doktor baru tersebut menjadi langkah strategis UMY dalam menyiapkan sumber daya manusia yang mampu merespons berbagai persoalan hukum kontemporer, mulai dari kejahatan siber, pelindungan data pribadi, hingga perkembangan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).

Dekan FH UMY Prof. Iwan Satriawan, S.H., MCL., Ph.D., mengatakan bahwa perkembangan teknologi telah mengubah lanskap hukum secara signifikan. Karena itu, dunia pendidikan hukum dituntut menghadirkan kajian yang lebih adaptif terhadap perubahan zaman.

“Secara institusi, Program Doktor Hukum UMY tetap mengintegrasikan Islam dan ilmu pengetahuan. Namun kami menjadikan hukum dan teknologi sebagai fokus utama karena perkembangan hukum saat ini tidak bisa dilepaskan dari teknologi digital,” ujar Iwan Satriawan dikutip, Kamis (18/6).

Menurut Iwan, berbagai bentuk kejahatan saat ini semakin banyak memanfaatkan teknologi dan ruang siber. Kondisi tersebut menuntut pemerintah memperkuat regulasi sekaligus menyiapkan sumber daya manusia yang memahami isu keamanan digital secara komprehensif.

Baca Juga  Wacana War Tiket Haji Harus Dikaji Mendalam, Pastikan Tidak Ada Diskriminasi

Ia menilai perkembangan cyberspace akan terus melahirkan tantangan hukum baru yang membutuhkan respons cepat dari akademisi, praktisi hukum, maupun pembuat kebijakan.

“Perkembangan ruang siber akan terus memunculkan berbagai bentuk cybercrime. Karena itu, dunia hukum harus mampu merespons perubahan yang berlangsung sangat cepat,” tegasnya.

Selain mempertahankan ciri khas integrasi nilai-nilai Islam dan ilmu pengetahuan, Program Doktor Hukum FH UMY juga diarahkan untuk melahirkan lulusan yang mampu memberikan solusi terhadap persoalan hukum berbasis teknologi di tingkat nasional maupun global.

Program ini terbuka bagi lulusan magister, dosen, praktisi hukum, aparatur pemerintah, hingga pejabat publik yang ingin meningkatkan kapasitas akademik dan profesionalnya.

Menariknya, FH UMY menawarkan biaya pendidikan yang relatif terjangkau. Total biaya studi hingga lulus diperkirakan sekitar Rp115 juta. Kampus juga menyediakan sejumlah skema keringanan biaya, termasuk potongan khusus bagi alumni UMY yang melanjutkan studi ke jenjang doktoral.

Saat ini pendaftaran mahasiswa baru Program Doktor Hukum FH UMY telah dibuka.

“Kami mengundang para profesional, akademisi, dan pengambil kebijakan untuk terus meningkatkan kapasitas keilmuannya. Tantangan masa depan menuntut pembaruan pengetahuan yang berkelanjutan,” pungkas Iwan.***

Baca Juga  Gubernur Khofifah Pastikan UMKM Jawa Timur Siap Naik Kelas Lewat Teknologi AI