MAKLUMAT — Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana menghadiri pengajian rutin Qurrota A’yun Sidoarjo di Masjid Nurul Yaqin, Perumahan Pondok Jati, Sidoarjo, Senin (3/8/2026). Pengajian yang digelar setiap Senin pertama setiap bulan itu diikuti ratusan jamaah perempuan dan menghadirkan KH Ahmad Muzakky sebagai penceramah.
Kegiatan yang dikemas dalam format NGOPI (Ngobrol Penuh Ilmu) tersebut terbuka untuk umum. Dalam sambutannya, Mimik mengaku bersyukur dapat kembali menghadiri pengajian Qurrota A’yun setelah terakhir kali mengikuti kegiatan itu sebelum menjabat sebagai wakil bupati.
Pada kesempatan tersebut, ia meminta doa kepada para jamaah agar bersama Bupati Sidoarjo Subandi dapat menjalankan amanah dalam memimpin daerah.
“Di sini saya nyuwun pandonganipun panjenengan (meminta doa anda) semuanya, supaya saya sebagai wakil bupati dan juga bapak bupati, mohon selalu didoakan supaya menjadi pemimpin yang amanah, bisa membawa Sidoarjo ini lebih baik. Soale ibu-ibu lek dungo iku insya Allah tembus langit (karena ibu-ibu itu kalau berdoa insya Allah menembus langit),” ucapnya.
Mimik mengatakan pembangunan Kabupaten Sidoarjo tidak hanya mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), tetapi juga dukungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Menurutnya, koordinasi yang dilakukan dengan pemerintah pusat telah menghasilkan sejumlah dukungan pembangunan di berbagai sektor.
“Alhamdulillah satu tahun ini saya berusaha semaksimal mungkin selalu berkoordinasi dengan pemerintah pusat, dan alhamdulillah kita mendapatkan bantuan yang sangat besar sekali. Mulai dari bantuan renovasi rumah tidak layak huni, renovasi sekolahan, jembatan, maupun infrastruktur jalan yaitu pengecoran jalan di Lingkar Timur, alhamdulillah semuanya disetujui! Berkat doa panjenengan semuanya,” ujarnya.
Selain membahas pembangunan, Mimik Idayana juga mengajak para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak di tengah tantangan pergaulan bebas. Ia menyinggung persoalan penyalahgunaan narkoba, minuman keras, serta penyebaran HIV/AIDS yang menurutnya memerlukan perhatian bersama.
Ia juga meminta masyarakat mendukung upaya Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dalam mencegah penyebaran HIV/AIDS, peredaran narkoba, dan minuman keras dengan melaporkan apabila menemukan aktivitas yang mengganggu keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.
“Pergaulan sekarang ini sudah bebas. Ini adalah salah satu tanggung jawab kita bersama untuk mendidik anak-anak agar tidak terjerumus. HIV yang ada di Kabupaten Sidoarjo ini sangat tinggi. Narkoba, nggih, minuman keras, ini sudah merajalela. Saya nyuwun (meminta) bantuan panjenengan karena panjenengan yang tahu di lapangan,” ucapnya.
“Kalau memang di sekitar kita, di lingkungan kita ada penjualan miras ataupun hal yang tidak menyenangkan, mengganggu di sekitar, monggo langsung dilaporkan ke saya langsung,” pinta Mimik Idayana.













