MAKLUMAT — Mahasiswa Membangun Desa (MMD) Universitas Brawijaya (UB) Kelompok 32 mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis permainan (game) untuk mengenalkan pengelolaan sampah kepada para siswa SDN 2 Dawuhan, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang. Media tersebut dikembangkan dengan bantuan teknologi Artificial Intelligence (AI) Gemini sebagai sarana edukasi yang lebih interaktif bagi anak-anak.
Kegiatan yang didampingi Dosen Pembimbing Lapang Muhammad Rizki Pratama itu diikuti siswa kelas III, IV, dan V. Melalui permainan digital, para siswa diajak memahami materi mengenai jenis-jenis sampah, prinsip reduce, reuse, recycle (3R), serta cara memilah sampah dengan benar.
“Kami memanfaatkan AI Gemini sebagai alat bantu untuk mengembangkan konsep game edukasi yang interaktif. Harapannya, pembelajaran tentang sampah tidak lagi dianggap membosankan, tetapi menjadi pengalaman yang menyenangkan sekaligus bermakna bagi siswa,” ujarnya.
Dalam permainan tersebut, siswa menghadapi berbagai tantangan, mulai dari mengidentifikasi sampah organik dan anorganik, memilih tempat sampah yang sesuai, hingga menjawab kuis mengenai dampak sampah terhadap kesehatan dan lingkungan. Setiap jawaban yang benar akan menghasilkan poin, sehingga mendorong siswa untuk lebih aktif selama proses pembelajaran.
Pendekatan berbasis permainan itu mendapat respons positif dari para peserta. Siswa tampak antusias mengikuti setiap tantangan, berdiskusi dengan teman sekelompok, serta berupaya memperoleh nilai tertinggi. Suasana pembelajaran pun berlangsung lebih interaktif.
Menurut Rafi, pendekatan berbasis game tidak hanya meningkatkan keterlibatan siswa selama kegiatan berlangsung, tetapi juga membantu mereka mengingat materi dengan lebih baik karena belajar dilakukan melalui pengalaman langsung.
Sebagai tindak lanjut, mahasiswa MMD UB menyerahkan dua tempat sampah yang dibuat dari pemanfaatan ulang galon plastik bekas. Tempat sampah tersebut dipisahkan untuk sampah organik dan anorganik agar siswa dapat langsung mempraktikkan materi yang telah dipelajari.
Program edukasi ini merupakan bagian dari kegiatan pengabdian Mahasiswa MMD Universitas Brawijaya di Desa Dawuhan yang berfokus pada peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah. Melalui media pembelajaran berbasis game dengan dukungan AI Gemini, mahasiswa berharap literasi lingkungan dapat disampaikan dengan cara yang lebih mudah dipahami anak-anak, sehingga mendorong terbentuknya kebiasaan memilah sampah dan menjaga kebersihan lingkungan sejak usia dini.












