Mahasiswa UMM Jadi CEO Cokelat Premium di Bali, Sukses Tembus Pasar Internasional

Mahasiswa Manajemen UMM, Paul Teller, membuktikan bahwa usia muda bukanlah halangan untuk memimpin perusahaan berskala global. (Foto: Dok. Pribadi)

MAKLUMAT — Mahasiswa Program Studi Manajemen Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Paul Teller, membuktikan bahwa usia muda bukanlah halangan untuk memimpin perusahaan berskala global. Mahasiswa angkatan 2023 ini merupakan akademisi sekaligus CEO PT. Aagney Cocoa Persada.

Melalui pabrik pengolahan kakao miliknya di Tabanan, Bali, Paul berhasil membawa produk cokelat premium berkonsep bean to bar menembus ketatnya pasar internasional.

Bisnis yang dirintis sejak usia 17 tahun ini bermula dari keprihatinan Paul saat melihat produk cokelat ternama di Eropa justru menggunakan biji kakao asal Indonesia. Fakta tersebut memotivasinya untuk mengolah kakao lokal secara mandiri.

Meskipun awalnya menemui tantangan keras dalam mengedukasi masyarakat bahwa cokelat asli yang menyehatkan memiliki cita rasa dominan pahit, ia berhasil menyiasatinya dengan meracik biji fermentasi dan gula aren alami hingga produknya mampu bersaing bahkan merajai supermarket premium dan bandara internasional.

“Kita punya sumber daya alam melimpah. Kalau negara lain bisa mengembangkan bisnis menggunakan biji kakao dari Indonesia, kenapa kita di negeri sendiri tidak bisa memanfaatkannya,” tandasnya, dalam keterangan yang diterima Maklumat.id pada Sabtu (13/6/2026).

Ekosistem Akademik UMM yang Mendukung

Ekspansi pasar yang pesat ini juga sangat didukung oleh ekosistem akademik “Kampus Putih” UMM yang adaptif terhadap kebutuhan mahasiswa wirausaha.

Baca Juga  Viral Minuman Pororo, Jadikan sebagai Alarm Sadar Halal dan Audit Berbasis Sains

Menurut Paul, teori dalam mata kuliah Perilaku Konsumen langsung ia praktikkan untuk merancang strategi pemasaran produknya. Manajemen waktu juga ia terapkan dengan memadatkan jadwal kuliah, sehingga sisa waktu sepekan dapat digunakan untuk memantau pabrik dan memimpin Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Perguruan Tinggi UMM.

“Dosen muda di UMM sangat suportif dan membuka pola pikir mahasiswa. Ilmu tentang sasaran perilaku konsumen yang saya dapatkan di kelas sangat membantu eksekusi strategi bisnis secara langsung,” ungkapnya.

Kiprah Gemilang dan Misi Sosial

Kiprah gemilangnya di dunia wirausaha mengantarkan Paul pada berbagai pencapaian prestisius, di antaranya Juara 2 Paritrana Award Provinsi Bali, pameran internasional Bali Interfood Expo 2025, serta apresiasi dari DPD RI.

Selain berorientasi pada profit, ia rutin menebar misi sosial dengan menjadi pembicara kewirausahaan bagi generasi muda, sekaligus mengingatkan pentingnya membangun relasi strategis saat baru memulai bisnis.

“Jika ingin merintis karier sebagai pengusaha, langkah awalnya adalah memilih lingkungan yang positif dan suportif. Komunitas yang tepat akan membuat kita tidak mudah menyerah saat menghadapi kegagalan,” pesan Paul.

Perjalanan Paul Teller menegaskan peran strategis UMM sebagai ruang tumbuh yang ideal bagi calon pengusaha muda. Tidak sekadar membekali mahasiswa dengan keilmuan teoritis di dalam kelas, kampus juga membentuk mentalitas dan karakter tangguh yang relevan dengan kebutuhan zaman. Bekal inilah yang memastikan setiap lulusan Kampus Putih siap mandiri, berdaya saing tinggi, dan mampu memberikan kontribusi nyata di tengah ketatnya persaingan industri global masa depan.

Baca Juga  Masa Depan Independensi Bank Sentral, Ambisi Pertumbuhan 8%, dan Ancaman Fragmentasi Global