MAKLUMAT – Partai Kebangkitan Bangsa Jawa Timur (PKB Jatim) menegaskan komitmennya sebagai green party atau partai hijau yang mendorong politik ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Setelah pada Musyawarah Wilayah (Muswil) Desember lalu mengganti karangan bunga dengan bibit pohon, komitmen itu kembali ditegaskan dalam Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) DPW PKB Jatim. Kali ini, PKB Jatim menggandeng komunitas pegiat lingkungan Refillin untuk mengampanyekan pengurangan plastik sekali pakai.
Ketua DPW PKB Jatim, Abdul Halim Iskandar, mengatakan keberpihakan terhadap isu lingkungan terus ditekankan kepada seluruh kader agar praktik politik sejalan dengan upaya pelestarian alam.
“Karena itu kami mengundang pegiat anti-plastik. Stop penggunaan botol plastik, dan ini bukan sekadar seremonial,” ujarnya, Sabtu (14/2/2026).
Ia menegaskan, komitmen tersebut sudah diterapkan di internal organisasi, di antaranya dengan meniadakan plastik sekali pakai di Kantor DPW PKB Jatim dan akan diperluas ke tingkat DPC.
“Di kantor DPW sudah kami terapkan tanpa plastik. Ke depan akan kami institusikan juga di DPC-DPC,” katanya.
Menurutnya, isu lingkungan telah menjadi perhatian PKB sejak lama dan terus diperkuat dalam setiap agenda konsolidasi partai.
Sementara itu, Manager Operasional Refillin, Jofany Ahmad, menyebut kehadiran booth Refillin di Muskerwil PKB Jatim menjadi bagian dari strategi memperluas kampanye gaya hidup berkelanjutan hingga ke kalangan pemangku kebijakan.
“Kami ingin menunjukkan bahwa kegiatan besar pun bisa menerapkan konsep isi ulang dan mengurangi ketergantungan pada kemasan sekali pakai,” ujarnya.














