Prabowo Bawa Maung ke KTT ASEAN, Lawrence Wong Naik Pesawat Komersial, Media Sosial Ramai Bandingkan Gaya Pemimpin

Presiden Prabowo memilih bawa Maung MV3 Garuda Limousine selama KTT Asean di Cebu, Filipina. (Foto: BPMI Setpres/Dokumentasi Paspampres)

MAKLUMAT – Perbedaan gaya perjalanan Presiden RI Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong saat menghadiri KTT ASEAN 2026, 7-8 Mei 2026, di Cebu, Filipina, masih menjadi perbincangan hangat di media sosial.

Presiden Prabowo seperti diketahui datang menggunakan pesawat kepresidenan Indonesia One dan membawa kendaraan taktis Maung MV3 Garuda Limousine. Sementara itu, Lawrence Wong dilaporkan memilih menggunakan penerbangan komersial Singapore Airlines tanpa membawa kendaraan khusus dari negaranya.

Perbandingan tersebut viral setelah akun Instagram penulis Tere Liye, @tereliyewriter, mengunggah narasi yang menyoroti kontras gaya kedua pemimpin ASEAN tersebut. Postingan tersebut diunggah pada Ahad (10/5/2026), dan telah mendapat respons like lebih dari 44 ribu pemilik akun Instagram.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Tere Liye (@tereliyewriter)

Maung Dikirim Lebih Dulu ke Cebu

Dalam lawatan ke Filipina itu, Maung MV3 Garuda Limousine diketahui telah lebih dahulu diterbangkan ke Cebu menggunakan pesawat Airbus A400M milik TNI Angkatan Udara.

Kendaraan produksi PT Pindad tersebut menjadi kendaraan operasional Presiden Prabowo selama agenda KTT ASEAN berlangsung pada 7–8 Mei 2026.

Mobil berwarna putih dengan pelat “INDONESIA 1” itu tampil mencolok di tengah kendaraan delegasi negara lain. Kehadirannya disebut sebagai bagian dari promosi industri strategis nasional Indonesia di forum internasional.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyebut penggunaan Maung bukan sekadar kendaraan operasional, melainkan simbol kemandirian industri nasional. “Maung menjadi simbol diplomasi Indonesia di panggung dunia,” ujar Teddy dalam keterangan resmi.

Maung MV3 Garuda Limousine sendiri merupakan kendaraan pengembangan PT Pindad yang dilengkapi standar keamanan tinggi, termasuk bodi antipeluru dan kaca proteksi khusus untuk pengamanan VVIP.

Lawrence Wong Pilih Naik Singapore Airlines

Di sisi lain, Lawrence Wong datang dengan pendekatan berbeda. Perdana Menteri Singapura itu terlihat berjalan melalui garbarata layaknya penumpang umum setelah tiba menggunakan maskapai komersial Singapore Airlines.

Tidak ada pengiriman kendaraan kenegaraan khusus maupun rombongan logistik besar dari Singapura.

Gaya sederhana Lawrence Wong langsung mendapat perhatian netizen. Banyak yang menilai langkah tersebut mencerminkan karakter Singapura yang identik dengan efisiensi dan pragmatisme.

Tere Liye Soroti Perbedaan Gaya

Dalam unggahannya, Tere Liye menggambarkan situasi tersebut dengan analogi kehidupan sehari-hari. “Ada tetangga miskin, utang banyak, tetapi datang naik Lexus dikawal Alphard dan Innova. Sementara tetangga paling kaya datang naik ojek,” tulisnya.

Ia juga menyinggung hubungan ekonomi Indonesia dan Singapura, termasuk besarnya investasi serta kewajiban finansial Indonesia yang berkaitan dengan negeri jiran tersebut.

Unggahan itu memicu ribuan komentar warganet. Sebagian memuji kesederhanaan Lawrence Wong, sementara sebagian lain membela langkah Presiden Prabowo sebagai bentuk kebanggaan nasional dan promosi produk dalam negeri.

Beberapa komentar yang ramai diperbincangkan antara lain: “Yang kaya beneran nggak perlu gaya”, “Efisiensi harus dicontohkan dari atas”, “Maung adalah simbol kebanggaan industri Indonesia.”

Namun, ada pula netizen yang menilai penggunaan pesawat kepresidenan dan kendaraan khusus merupakan bagian dari standar pengamanan kepala negara yang tidak bisa disamakan dengan perjalanan biasa.***