Tetapkan ASN Pemprov Jatim WFH Setiap Rabu, Gubernur Khofifah: Kalau Jumat Bisa Bablas Long Weekend

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. (Foto: Dok.)

MAKLUMAT — Mulai pekan depan setiap hari Rabu, para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur bakal bekerja dari rumah alias work from home (WFH).

Hal itu disampaikan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat memimpin Apel Perdana ASN Pemprov Jatim usai libur dan cuti bersama Lebaran 2026 di Kantor Gubernur Jatim, Rabu (25/3/2026).

Ia menyebut, selain sebagai langkah efisiensi, hari Rabu sengaja dipilih untuk penerapan WFH agar menjaga efektivitas kerja ASN. “Kalau hari Jumat, ada kecenderungan bablas menjadi long weekend. Ini yang kita hindari,” ujar Khofifah.

Khofifah menjelaskan, tren penerapan WFH ataupun WFA (work from anywhere) sebenarnya telah lebih dahulu dilakukan di sejumlah kementerian sejak awal tahun 2026 ini. “Di Jakarta itu sudah mulai saat ini ada WFH. Sebetulnya sejak bulan Januari lalu, hampir semua kementerian sudah ada WFH,” sebutnya.

Namun, ia menegaskan bahwa konsep yang diterapkannya di lingkungan Pemprov Jawa Timur adalah WFH, bukan work from anywhere (WFA). Ia menggarisbawahi pentingnya membedakan kedua istilah tersebut.

Menurut Khofifah, keberadaan keluarga di rumah ketika seorang ASN melakukan WFH, justru dapat menjadi bentuk kontrol sosial yang efektif sehingga aktivitas kerja ASN tetap terpantau.

Baca Juga  MK Tolak Gugatan Risma-Gus Hans, Khofifah-Emil Resmi Menangkan Pilgub Jatim 2024

“WFH, bukan WFA. Kalau anywhere nanti bisa di tempat wisata, bisa di kafe, bisa di mana. Tapi WFH di rumah, rasanya ada keluarga yang ikut memonitor bahwa yang bersangkutan benar-benar sedang bekerja,” jelasnya.

Di sisi lain, Khofifah menyebut bahwa Pemprov Jawa Timur juga telah melakukan simulasi terkait penentuan hari pelaksanaan WFH. Ia mengungkapkan bahwa opsi hari Jumat sempat dipertimbangkan, namun dinilai berpotensi menimbulkan dampak negatif, lantaran langsung disambut dengan weekend.

“Awalnya kita mengukur hari Jumat. Tapi Jumat bisa bablas long weekend, bukan tambah hemat, malah jadi tidak hemat,” kata Khofifah.

Sebab itu, Pemprov Jawa Timur menetapkan pelaksanaan WFH di tengah pekan, yakni setiap hari Rabu, guna menghindari potensi dampak negatif tersebut. Ia menegaskan bakal segera mengumumkan kebijakan itu.

“Nanti akan segera kita umumkan, mulai minggu depan WFH kita jatuhnya hari Rabu. Jadi tidak memicu long weekend,” tandas Khofifah.