MAKLUMAT — Antusiasme masyarakat Kabupaten Sidoarjo untuk menunaikan ibadah haji terus mengalami peningkatan. Hal ini tercermin dari panjangnya daftar tunggu (waiting list) jemaah haji yang mencapai lebih dari 80 ribu orang.
Plt Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Sidoarjo, Eliana, mengungkapkan bahwa hingga 25 April 2026, antrean jemaah haji asal Kota Delta sebanyak 84.996 orang. Jumlah tersebut menjadikannya sebagai yang tertinggi di Provinsi Jawa Timur bahkan secara nasional.
“Kami laporkan juga bahwa per tanggal 25 April 2026, total daftar tunggu jemaah haji Sidoarjo mencapai 84.996 jemaah. Ini merupakan angka daftar tunggu terbesar di Provinsi Jawa Timur, bahkan secara nasional,” terangnya, di sela pemberangkatan rombongan pertama calon jemaah haji di Pendopo Delta Wibawa, Sidoarjo, pada Ahad (26/4/2026).
Menurut Eliana, tingginya angka tersebut menunjukkan besarnya minat masyarakat Sidoarjo untuk menunaikan rukun Islam kelima. Di sisi lain, kondisi ini juga menjadi tantangan tersendiri dalam pengelolaan layanan haji ke depan.
Dorong Fasilitas Hajj Command Center
Sebagai upaya menjawab kebutuhan tersebut, pihaknya berharap Kabupaten Sidoarjo dapat memiliki fasilitas Hajj Command Center yang berfungsi sebagai pusat pelayanan, informasi, bimbingan, edukasi, serta pendukung operasional haji lainnya.
“Kami memiliki impian agar ke depannya Kabupaten Sidoarjo dapat memiliki HajjCenter yang berfungsi sebagai pusat pelayanan, informasi, bimbingan, edukasi, serta pendukung operasional haji lainnya,” harapnya.
“Kami juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada semua pihak, khususnya Bapak Bupati beserta jajaran, yang telah memberikan dukungan maksimal meski di tengah efisiensi anggaran. Dukungan tersebut tetap nyata, salah satunya melalui pengadaan bus pemberangkatan dari Sidoarjo menuju embarkasi,” imbuh Eliana.
Di tengah panjangnya antrean tersebut, pemberangkatan jemaah haji tahun 2026 tetap berjalan. Tahun ini, sebanyak 2.700 calon jemaah haji asal Sidoarjo diberangkatkan dalam 11 kelompok terbang, terdiri dari 1.221 laki-laki dan 1.479 perempuan.
“Keseluruhan jemaah ini akan tergabung dalam 11 kelompok terbang, yaitu gelombang 1 kloter SUB 20, 53, 54, 55, dan 56. Gelombang 2 Kloter SUB 57, 58, 59, 68, 71, dan 116,” jelas Eliana. Rombongan perdana yang tergabung dalam Kloter 20 telah diberangkatkan pada Ahad (26/4/2026) sebanyak 39 jemaah.













