Bupati Subandi Tekankan Reformasi Birokrasi dan Pendidikan Berkarakter

Bupati Sidoarjo H Subandi SH MKn menyerahkan penghargaan usai upacara bendera memperingati Hari Otonomi Daerah XXX dan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Alun-alun Sidoarjo, Sabtu (2/5/2026). (Foto: Dok.)

MAKLUMAT — Bupati Sidoarjo H Subandi SH MKn menekankan pentingnya transformasi birokrasi dan menegaskan bahwa pendidikan tiak boleh hanya menghasilkan profil lulusan yang pintar secara akademik, tetapi harus melahirkan SDM yang berkarakter, beretika, dan berdaya saing.

Hal itu ia tegaskan ketika menjadi inspektur upacara dalam peringatan Hari Otonomi Daerah XXX dan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026, yang dilaksanakan di Alun-alun Sidoarjo, Sabtu (2/6/2026).

Peringatan Hari Otonomi Daerah XXX kali ini mengusung tema “Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita.” sedangkan Hardiknas 2026 mengangkat tema “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua.”

Dalam kesempatan tersebut, Subandi menyampaikan bahwa peringatan Hari Otonomi Daerah bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan momentum penting untuk memperkuat komitmen pembangunan daerah dan peningkatan kualitas SDM.

Ia menyampaikan bahwa peringatan tersebut bukan sekadar seremonial tahunan, tetapi momentum refleksi untuk memperkuat komitmen dalam membangun daerah dan mencerdaskan kehidupan bangsa.

Menurutnya, peringatan Hari Otonomi Daerah tahun ini mengusung semangat penguatan tata kelola pemerintahan yang efektif, akuntabel, serta berorientasi pada pelayanan publik. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo, kata dia, terus berupaya meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan yang transparan, responsif, dan berdampak nyata bagi masyarakat.

Baca Juga  Normalisasi Sungai Bluru Kidul-Rangkah Kidul, Pemkab Sidoarjo Juga Siagakan Rumah Pompa 24 Jam Antisipasi Banjir

Subandi mengungkapkan bahwa kerja keras seluruh jajaran pemerintah daerah dan dukungan masyarakat telah membuahkan hasil yang membanggakan. Kabupaten Sidoarjo berhasil meraih penghargaan kinerja penyelenggaraan pemerintah daerah dengan kategori tertinggi serta peringkat kedua dari 415 kabupaten di Indonesia.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa capaian tersebut bukanlah tujuan akhir. Tantangan ke depan dinilai tidak ringan, sebab tuntutan pelayanan publik kini semakin cepat, transparan, dan berbasis digital.

Karena itu, transformasi birokrasi harus terus didorong agar pemerintahan daerah semakin adaptif, inovatif, dan berorientasi pada hasil.

Sementara itu, terkait peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026, Subandi menyoroti sejumlah persoalan pendidikan, mulai dari kesenjangan kualitas, adaptasi teknologi digital, hingga penguatan karakter dan kesejahteraan tenaga pendidik.

Ia menegaskan bahwa pendidikan tidak boleh hanya menghasilkan lulusan yang pintar secara akademik, tetapi juga harus melahirkan manusia yang berkarakter, beretika, dan memiliki daya saing tinggi.

Ia menyebut, Pemkab Sidoarjo terus mendorong penguatan pendidikan karakter, peningkatan kompetensi guru, pemanfaatan teknologi, serta pemerataan akses pendidikan.

Lebih jauh, Subandi juga mengingatkan bahwa otonomi daerah tanpa kualitas sumber daya manusia tidak akan menghasilkan kemajuan yang berkelanjutan. Ia mengajak seluruh elemen untuk membangun Sidoarjo yang maju, berdaya saing, dan bermartabat.

Baca Juga  Timbulan Sampah Capai 892,26 Ton per Hari, Pemkab Sidoarjo Petakan TPS 3R dan Perkuat Sistem Digital

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Subandi juga menyerahkan penghargaan kepada guru dan siswa berprestasi tingkat nasional dan internasional, usai upacara bendera.

Penghargaan tersebut di antaranya Adiwiyata Mandiri, guru berdedikasi pada SMP PGRI tingkat nasional, medali emas Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) SMP/MTs sederajat tingkat nasional, medali emas Tournament of Champions di Yale University, Amerika Serikat, serta First Place Junior Category Math Action of Earth Award di Filipina tahun 2026.