MPLS SMK Muhammadiyah Banda Aceh Diisi Sosialisasi Anti-Narkoba oleh BNN

Sosialisasi anti-narkoba oleh BNN Kota Banda Aceh dalam MPLS SMK Muhammadiyah Banda Aceh. (Foto: Rizki/ IST)

MAKLUMAT — Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMK Muhammadiyah Banda Aceh diisi dengan sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkoba yang menghadirkan narasumber dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Banda Aceh.

Kegiatan tersebut bertujuan membekali peserta didik baru dengan pemahaman mengenai bahaya narkotika sekaligus membangun komitmen untuk menciptakan lingkungan sekolah yang bersih dari penyalahgunaan narkoba.

Dalam sosialisasi itu, para siswa mendapatkan edukasi mengenai berbagai jenis narkoba, dampaknya terhadap kesehatan, ancaman hukum bagi pelaku penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika, serta pentingnya menjaga pergaulan agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba.

Kepala SMK Muhammadiyah Banda Aceh, Muzadi SPdI, menyampaikan apresiasi kepada BNN Kota Banda Aceh yang telah memberikan pembekalan kepada peserta didik baru. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter siswa sejak awal memasuki lingkungan sekolah.

“Kami berharap seluruh peserta didik SMK Muhammadiyah Banda Aceh mampu menjadi generasi yang berprestasi, berakhlak mulia, serta memiliki komitmen kuat untuk mengatakan tidak terhadap narkoba,” ujarnya.

“Sekolah harus menjadi tempat yang aman, nyaman, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika,” tandas Muzadi.

Sementara itu, perwakilan BNN mengajak seluruh siswa untuk berani menolak segala bentuk penyalahgunaan narkoba serta menjadi agen perubahan di lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat.

Baca Juga  Lazismu Pusat Salurkan Bantuan Operasional Sekolah di SMKS Muhammadiyah Banda Aceh

Para siswa juga diimbau untuk segera melaporkan kepada guru maupun pihak berwenang apabila mengetahui adanya indikasi penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekitar.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala BNN Kota Banda Aceh, Kombes Pol Riki Kurniawan SIK MH, yang diwakili oleh Penyuluh Narkoba Ahli Muda Efrar Khalid Hanas SPsi bersama Nasrol SKM MKM, menegaskan bahwa penyalahgunaan narkoba masih menjadi ancaman serius bagi generasi muda.

Karena itu, menurutnya, edukasi kepada pelajar perlu dilakukan secara berkelanjutan sebagai langkah pencegahan sejak dini.

Efrar Khalid Hanas menyampaikan bahwa pelajar merupakan aset bangsa yang harus dijaga dari pengaruh narkotika. Ia mengajak seluruh siswa SMK Muhammadiyah Banda Aceh untuk berani mengatakan tidak terhadap narkoba, memilih lingkungan pergaulan yang positif, serta mengisi masa muda dengan berbagai kegiatan yang bermanfaat.

“Melalui kegiatan sosialisasi ini, kami berharap para siswa memahami berbagai jenis narkoba, dampak buruk yang ditimbulkan, serta konsekuensi hukum bagi penyalahguna maupun pengedar,” ujarnya.

“Jadilah generasi yang sehat, cerdas, dan mampu menjadi pelopor dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat,” pesan Efrar.

Melalui kegiatan tersebut, peserta MPLS diharapkan tidak hanya mengenal lingkungan sekolah, tetapi juga memiliki kesadaran dan tanggung jawab untuk menjaga diri dari bahaya narkoba.

Baca Juga  Prihatin Tiap Hari 50 Orang Meninggal karena Narkoba, DPRD Jatim Serukan Pendekatan 3 Pilar Nasional

Sinergi antara sekolah, orang tua, dan BNN dinilai penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman serta mendukung terbentuknya generasi emas Indonesia yang sehat dan berkarakter, bebas dari narkoba.***

 

*) Penulis: Rizki Maulizar