MAKLUMAT – Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Jember mulai memperkuat kualitas lembaga pelatihan kerja. Itu merupakan bagian dari upaya menyiapkan tenaga kerja yang kompeten dan sesuai kebutuhan dunia usaha.
Penguatan itu dilakukan melalui Rapat Koordinasi dan Sosialisasi Lembaga Pelatihan Kerja Swasta (LPK) dan Balai Latihan Kerja Komunitas (BLKK) se-Kabupaten Jember di UPT Balai Latihan Kerja Jember pada Rabu (29/7/2026). Forum tersebut mempertemukan seluruh pengelola LPK dan BLKK di Kabupaten Jember untuk menyamakan persepsi mengenai penyelenggaraan pelatihan kerja, mulai dari standar mutu, aspek administrasi, hingga penguatan koordinasi antarlembaga.
Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Jember Hadi Mulyono mengatakan, LPK dan BLKK memegang peran penting dalam mencetak tenaga kerja yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan pasar kerja.
”LPK dan BLKK adalah garda terdepan dalam ekosistem pelatihan kerja di Kabupaten Jember. Kami ingin memastikan seluruh lembaga pelatihan berjalan sesuai standar sehingga lulusannya benar-benar mampu menjawab kebutuhan dunia usaha dan dunia industri,” kata Hadi.
Menurut dia, peningkatan kualitas pelatihan tidak dapat dilakukan pemerintah sendiri. Sinergi antara pemerintah daerah, lembaga pelatihan, dan dunia usaha diperlukan agar materi pelatihan selalu relevan dengan perkembangan industri.
Hadi menambahkan, rapat koordinasi juga menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam meningkatkan mutu layanan pelatihan kerja. ”Lembaga pelatihan yang berkualitas merupakan investasi jangka panjang bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia sekaligus pertumbuhan ekonomi daerah,” ujarnya.
Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Jember menargetkan seluruh LPK dan BLKK mampu meningkatkan standar penyelenggaraan pelatihan. Dengan begitu, dapat menghasilkan tenaga kerja yang kompeten, produktif, dan memiliki daya saing di pasar kerja, baik di tingkat lokal maupun nasional. (*)














