Peringati Hari Konstitusi, DHC BPK 45 Banyuwangi Soroti AI dan Prihatin Maraknya Hoaks

hari konstitusi

MAKLUMAT – Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dan maraknya berita hoaks di media sosial menjadi perhatian dalam sarasehan memperingati Hari Konstitusi ke-18 di Kabupaten Banyuwangi. Peserta sarasehan menyoroti ancaman informasi palsu, penyalahgunaan AI, serta pentingnya meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menyaring informasi demi menjaga persatuan, kesatuan bangsa, dan nilai-nilai Pancasila.

Sarasehan diselenggarakan oleh pengurus Dewan Harian Cabang Badan Pembudayaan Kejuangan (DHC BPK) 45 Kabupaten Banyuwangi. Kegiatan berlangsung di Pondok Harmoni Bangsa Bakesbangpol Kabupaten Banyuwangi pada Sabtu (22/8/2026).

”Penyebaran berita hoaks di media sosial sangat liar. Padahal, kebohongan yang disampaikan berulang-ulang akan dianggap sebagai kebenaran,” kata Aris, ketua Persatuan Purnawirawan TNI AD (PPAD)  Kabupaten Banyuwangi.

Bambang Lukito, Wakil Ketua DHC BPK 45 Kabupaten Banyuwangi, turut menyoroti generasi muda yang kebanyakan menerima informasi salah atau hoaks. Akibatnya, anak-anak muda sekarang selalu berpandangan negatif kepada pemerintah. ”Di sekolah setingkat SMA/SMK, ada siswa yang bertanya, apa benar Indonesia sekarang sudah merdeka?” ungkapnya.

Hal senada diungkapkan Bendahara DHC BPK 45 Kabupaten Banyuwangi Ahmad Wibisono. Menurutnya, perlu upaya mencegah penyebaran paham anti Pancasila dan antikonstitusi. ”Ormas harus bisa berperan sebagai pengawal nilai-nilai kebangsaan dan mengamalkan semangat Pancasila,” ujarnya.

Baca Juga  AI dalam Dunia Pendidikan: Peluang Inovasi atau Ancaman?

Sutenang Effendi, narasumber sarasehan bertema “Peran Ormas dalam Meningkatkan Kesadaran Masyarakat terhadap Persatuan dan Kesatuan Bangsa” itu menegaskan bahwa AI tidak bisa menjawab kekinian.  Sebab, AI hanya menampung dan menerima informasi. ”AI sering bohong,” sesal pengurus DHC BPK 45 tersebut.

Menyikapi keprihatinan pengurus DHC BPK 45 itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Banyuwangi Drs, R. Agus Mulyono, M.Si menyampaikan bahwa Bakesbangpol sering mengkampanyekan gerakan antiberita hoaks dan informasi bohong di media sosial. Apalagi, sering muncul ujaran kebencian di media sosial.

”Bakesbangpol melalui kegiatan sosialiasi antihoaks berupaya untuk mengubah pola yang membenarkan hal-hal yang biasa, padahal belum tentu benar,” tegas Agus.

Sarasehan memperingati Hari Konstitusi itu berlangsung gayeng. Puluhan peserta dari pengurus DHC BPK 45 Kabupaten Banyuwangi dan DHR BPK 45 se Kabupaten Banyuwangi, perwakilan pengurus Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI), Pepabri, Piveri, Perib, PPAD, PPAL, dan PP Polri tampak kompak hadir. Acara dibuka oleh Kepala Bakesbangpol Kabupaten Banyuwangi. Sedangkan narasumber adalah Sutenang Effendi, S.Pd., M.Pd., yang baru purna sebagai pejabat Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur Wilayah Jember. (*)

Baca Juga  Menkomdigi Meutya Hafid Pede Indonesia Bakal Pimpin AI di Asia Tenggara!

Penulis: Irwan Suryanto